|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Vonnie: Saya Sudah Punya Kekasih
|
MESKI usianya akan memasuki 44 tahun, namun Vonnie Aneke Panambunan tetap terlihat awet. Sosok-nya sebagai bupati di Mi-nahasa Uta-ra, merupa-kan nilai tam-bah wanita cantik nan enerjik ini. Me-lihat penampi-lannya, orang tak menyangka jika ibu dua anak ini telah memiliki tiga orang cucu yang lucu-lucu.
Tapi di tengah ke-hangatan keluar-ga dan di sela-sela tugasnya sebagai se-orang kepala daerah, ada yang belum lengkap. Sudah bukan rahasia lagi kalau bupati wanita ini ke-mana-mana masih sendiri. Di-tanya soal itu, Vonnie tidak terlihat
kaget atau bereaksi berle-bihan.
Vonnie malah tetap enjoy dengan statusnya saat ini. Tapi ada sebuah pernyataan me-narik yang keluar dari ibu bupati ketika diwawancarai koran ini. “Saya sudah punya kekasih,’’ ujarnya. Wow, siapa pria yang beruntung itu?
Tunggu dulu. Kekasih yang dimaksud Vonnie, ternyata bermakna religius. ‘’Saya nda perlu sibuk-sibuk memikirkan pendamping hidup, sebab saya sudah punya kekasih, yakni Tuhan Yesus Kristus, yang setiap saat menjadi kekasih dan sahabat saya,’’ akunya.
Meski begitu, dia mengakui sebagai wanita normal, pen-damping hidup itu merupakan sesuatu hal yang alamiah. Na-mun semuanya itu diserah-kannya kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Soal kemung-kinan merasa ‘kesepian’ akibat menjomblo, ditepisnya.
Semua itu dapat terlupakan oleh kesibukan urusan peme-rintahan dan internal keluar-ganya. Malah diakuinya, seka-rang ini, dirinya tidak memi-kirkan lagi pendamping hidup setelah suaminya berpulang. “Sebab kini banyak tugas dan tanggung jawab menanti saya,” ujarnya.
Di samping itu, sebagai se-orang oma, dirinya kerap dihi-bur oleh cucunya. “Kalau anak saya lagi malas ngendong, aku-lah yang ngendong dan maen sama cucu,” jelas Vonnie yang mengaku bangga sudah men-jadi seorang nenek.
Di sisi lain, Vonnie ternyata sangat gemar puasa. Bahkan saat diwawancarai Komentar, dirinya mengaku sudah dua hari belum makan karena puasa. “Meski saya sudah dua hari belum makan, namun saya tetap merasa kuat, bahkan saya mau berdoa ke-pada Tuhan lagi, supaya saya diberikan kekuatan agar mampu untuk puasa tiga hari,” ujarnya, seraya bersyukur karena warganya luput dari bencana banjir dan longsor, kendati wilayah Minut banyak terdapat titik-titik rawan long-sor.(franny)
|
|