|
|
|
![]() |
![]() |
|
Penelusuran aliran retribusi PKL Boulevard
PD Pasar Enggan Beber Kas Dana Retribusi
|
Persoalan seputar penarikan retribusi terhadap Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di lingkungan PD Pasar kian tak jelas. Pasalnya, pihak PD Pasar enggan membeber kas dana retribusi, kendati mengaku bahwa retribusi yang dibayarkan PKL Boulevard masuk ke kas PD Pasar.
Pihak PD Pasar juga mem-bantah bila keseluruhan PKL di Boulevard ditagih retribusi. Kepada harian ini, Rabu (22/03) kemarin Direktur Utama PD Pasar Drs Harry Tualangi me-lalui Kabag Retribusi Steven Yakob mengatakan, selama ini yang ditagih hanya puluhan pedagang yang berjualan di salah satu jalur saja.
“Jujur saja selama ini kami me-nagih hanya di jalur sepanjang pinggir pantai. Dan sebelah jalan itu ditagih oleh pihak kelurahan. Soalnya dorang bilang itu dorang pe bagian,” ungkapnya.
Yakob menjelaskan, penarik-an retribusi yang dilakukan selama ini bervariasi sesuai luas area yang menjadi lokasi dile-takkannya gerobak pedagang. Untuk gerobak rokok penarikan retribusi sebesar Rp 1000, untuk gerobak pisang sebesar Rp 2000 dan untuk gerobak makanan se-besar Rp 5000.
“Dari seluruh gerobak yang kami tagih ini, jumlah keselu-ruhan biaya retribusi yang kami tagih setiap harinya berjumlah 195-200 ribu. Dan keseluruhan uang ini kami masukkan se-muanya ke dalam kas PD Pa-sar,” jelasnya.
Ironisnya, ketika ditanyai be-rapa jumlah gerobak yang di-tagih Yakob mengaku tidak me-ngetahuinya secara pasti. Begitu pula ketika dimintai soal data kas dana retribusi, Yakob enggan menunjukkan secara pasti.
Sementara itu Tualangi mene-gaskan, penarikan retribusi sudah berlangsung sejak PD Pasar masih berstatus dinas. Dan setelah ada pemerintah ko-ta memberikan wewenang ke-pada dinas koperasi sebenar-nya pihaknya tidak lagi menarik retribusi. Hanya karena waktu itu belum ada SK Walikota ten-tang kewenangan itu, maka pi-hak PD Pasar mengambil alih tugas tersebut untuk melaku-kan penarikan retribusi.
“Mar itu doi yang torang tagi nda pernah masuk di kantong pribadi kami. Semuanya dise-tormasuk ke dalam kas PD Pa-sar. Jadi sesungguhnya tidak ada dana yang menguap,” tegas-nya.(imo)
|
|