HOME : FOOTBALL

Berita Minahasa Induk  - Minut

23 March 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Vonnie Warning PT MSM Soal Lingkungan

 

 IKUTI BERITA LAIN

Nasib Katuuk Diujung Tanduk
Soal tudingan PaS Fans Club
Vonnie Tak Terusik, Sumampouw Terpancing
Pengumuman CPNS tak kunjung tiba
Nama-nama Yang Lulus Masih di Propinsi
Bantah dikatakan pemkab sarang proyek siluman 
Runtu: Legislator Jangan Asal Bicara Harus Punya Bukti
Hari Ini Runtu Buka Muskab KNPI
Polres bidik proyek KJ 
Tamboto: Jika Menyimpang, Pasti Ditindak
VCO Lemoh Diduga Gulung Tikar

Ternyata bukan cuma Ketua DPRD Minut, Sus M Pangemanan SPd yang serius menyikapi pengoprasian PT Miares Soputan Mining (MSM). Bupati Minut, Vonnie A Panambunan juga ikut peduli dan serius masalah pengoprasian pertambangan emas di wilayah Likupang ini. 
Bahkan Vonnie terang-terangan mewarning PT MSM agar memperhatikan masalah lingkungan. Menurut dia, meski daerah harusnya mengamankan putusan pemerintah pusat, dalam hal ini kontrak karya, namun sebagai daerah pemilik lahan emas, bagaimanapun pemerintah punya tanggung jawab untuk memperhatikan efek dan dampak yang nantinya ditimbulkan.
“Kita juga nda setuju kalau torang ini cuma jadi tempat penampungan limbah, sementara torang pe kekayaan alam dorang bawa ke Australia. Kalau memang pengorpasian ini nantinya merugikan Minut, berarti pemerintah tidak akan tinggal diam,” jelas Vonnie. “Yang pasti semua nanti diatur dengan baik,” tukas Vonnie singkat.
Sementara itu, masyarakat yang tanahnya masuk dalam lokasi tambang MSM mengharapkan agar persoalan yang diangkat ke permukaan, bukan hanya masalah tailing atau Amdal dari MSM itu sendiri, tetpi terlebih harus juga memperhatikan keluhan masyarakat saat ini.
Keluhan itu, kata Denny Lolong mewakili rekan-rekannya, adalah soal pembebasan lahan yang selama ini seakan diabaikan pihak perusahaan. “Terus terang persoalan pembebasan lahan belum tuntas sampai saat ini. Karenanya kami minta agar persoalan tersebut disikapi secara serius,” tandas Lolong.(ran)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin