|
|
|
![]() |
![]() |
|
Ir Moody Rondonuwu MT
Bila Arsitek Bicara Kota Pariwisata
|
RENCANA jangka panjang Pemerintah Kota menjadikan Manado menuju Kota Pariwisata Dunia 2010 (MKPD) rupanya terus menggelitik sejumlah kalangan untuk unjuk masukan. Visinya jelas, agar program itu tak sekadar jadi impian atau slogan penyedap telinga warga.
Ir Moody Rondonuwu MT, salah satu di antaranya. Kepada Komentar, pekan ini, Perencana Kota yang juga Ketua II Ikatan Arsitek Sulut itu mengingatkan, untuk menggapai impian MKPD memang perlu didukung oleh semua pihak. Namun Pemkot juga perlu melakukan perencanaan sedini mungkin. Terutama menyangkut pembuatan master plan.
Dengan adanya master plan, semua hal yang menyangkut MKPD dapat dituangkan secara akurat untuk kemudian menjadi penunjang bagi user dalam upaya mewujudkannya. “Master plan ini akan berfungsi sebagai acuan dan arah pembangunan dalam kurun waktu yang telah ditentukan, yakni pada 2010 dimana target MKPD dapat direalisasikan. Namun jika hal ini tidak ditindaklanjuti dengan master plan maka misi ini hanya akan menjadi sekadar wacana semata,” katanya.
Selain itu, dikatakannya, hal mendesak yang harus dilakukan pemkot adalah membuat crash program yang meliputi berbagai hal. Terutama, pembenahan fasilitas infrastuktur kota, seperti jalan yang berlubang, drainase yang buruk, sampah-sampah, trotoar yang jelek, taman-taman maupun ruang fasilitas publik. Sebab dalam mempersiapkan MKPD harus dilengkapi dan ditata secara indah dan representatif.
“Untuk menyukseskan MKPD, sungai-sungai, pantai, perbukitan harus ditata dan dikembalikan sesuai fungsinya. Begitu juga dengan daerah-daerah aliran sungai sudah saatnya untuk dijadikan sebagai areal penghijauan yang berfungsi untuk daerah resapan air,” ujarnya seraya menambahkan agar hal ini hendaknya menjadi prioritas yang harus dilakukan. Untuk itu Pemkot tentu wajib melibatkan stakeholder yang ada.(eda)
|
|