HOME : FOOTBALL

Berita Politik dan Pemerintahan 

23 March 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Gubernur: Proyek harus Ditenderkan, Tidak Ada Lagi PL

 

IKUTI BERITA LAIN

DPRD: Mutlak Berlaku
Sarundajang Siapkan Edaran Cuti Bersama
Perampungan talud Desa Tambelang-Mokobang
Kadis Praskim di-Deadline Dua Minggu
Dodi-Kawatu ‘Calon’ Kadispenda Sulut
Dewan Warning Korengkeng
Peleburan komisi tak jelas
Dewan ‘Tak Takut’ Diproses Hukum
Rencana Australia, Bappeda-Dewan Diminta Konsisten
Dinas Pemuda Olahraga Disinyalir Redam Atlet Hengkang


Gubernur Sulut Drs SH Sarundajang menegaskan seluruh pengerjaan proyek tidak ada lagi Penunjukan Langsung (PL). Hal ini berlaku dari Bantuan Luar Negeri (BLN), APBN dan juga APBD. Demikian juga dalam pengawasan proyek, diingatkan jangan lagi ditemukan pungli.
“Semua proyek dari BLN, APBN dan APBD harus ditenderkan. Ini untuk menghindari terjadinya KKN,” tegas Sarundajang Rabu (22/03). 
Ditegaskan, dirinya menerima informasi dari masyarakat bahwa di sejumlah instansi, terjadi PL dalam proyek yang seharusnya ditenderkan. Bahkan modus operandi untuk meloloskan PL cukup unik. Dimana untuk proyek yang ahrus ditender, dibagi menjadi beberapa proyek dengan nilai yang memungkinkan untuk di-PL kan. Hingga proyek yang seharusnya melewati proses tender pun akhirnya tersamar untuk di PL kan.
Untuk itu Sarundajang secara khusus me-warning para kadis terutama di instansi ‘basah’ yang setiap tahunnya mendapat banyak proyek. 
“Saya sudah terima banyak laporan mengenai proyek yang lewat PL padahal harusnya ditender. Jadi hal ini harus menjadi perhatian kadis untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.
Terkait dengan hal ini, peran Badan Pengawas (Banwas) sangat diperlukan guna mengawasi jalannya realisasi proyek. Dalam hal ini bagi staf pengawas proyek untuk tidak memungut pungli atau sebaliknya diwanti-wanti untuk tidak menerima suap. 
Disamping itu, personel Banwas juga haruslah orang pilihan yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pekerjan. 
“Banwas bukan tempat buangan. Salah bila ada pemikiran penempatan PNS di Banwas lantaran tak ada tempat lagi. Yang ditempatkan di Banwas harus orang pilihan. Banwas bahkan menjadi tempat potensial membina karir,” tandasnya.
Sementara Kepala Banwas Sulut Drs Robbie Mamuaja yang ditemui terpisah menyatakan kesanggupan jajarannya. Bahkan Mamuaja menegaskan akan ada sanksi bagi stafnya yang melanggar. “Kalau ada yang ketahuan pungut pungli, tanggung sendiri akibatnya,” tegasnya.(vic)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin