HOME : FOOTBALL

Berita Bolamania dan Tribun 

24 March 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Tribun


Gubernur Bakal Buka Kejurnas Biliard
GUBERNUR Sulut, SH Sarundajang menurut rencana akan membuka pelaksanaan Kejuaraan Nasional Biliard A Mild Serie II di HiQ Biliard, Jumat (24/03) hari ini. Kesiapan gubernur telah diinformasikan kepada panpel melalui Touernament Director, Denny Pua.
Menurut Pua, surat permohonan membuka kegiatan telah dikirimkan panpel dan melalui ajudan, telah diperoleh informasi bahwa gubernur siap untuk hadir dan membuka kejurnas tersebut. “Saya sudah berkonsultasi dengan ajudan dan telah diberitahukan bahwa gubernur siap untuk hadir di acara pembukaan sekaligus membuka kejurnas,” kata Pua.
Agar penyelenggaraan berlangsung sukses, panpel, kata Pua, juga telah berkonsultasi dengan Ketua Pengprop POBSI Sulut, Conny Rumondor. Dan, pada prinsipnya, POBSI Sulut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan iven nasional tersebut. “Pada prinsipnya seluruh elemen pecinta biliard di Sulut termasuk Ketua POBSI Sulut siap mensukseskan kejurnas ini,” paparnya.
Mengenai peserta dari luar Sulut, menurut Pua sudah tidak ada masalah karena sebagian besar sudah berada di Manado. “Hampir seluruh pebiliar nasional telah menyatakan siap meramaikan iven ini. Bahkan, sekitar 40 pebiliar dari penjuru tanah air sudah berada di Manado,” ucap Pua seraya mengatakan rasa optimis bahwa kejurnas ini akan berlangsung sukses.(dni)

Perpindahan Atlet Mulai Ramai, KONI Sulit Mencegah
MENJELANG berakhirnya batas akhir satu setengah tahun sebelum berlangsungnya PON 2008 di Kalimantan Timur, sejumlah atlet Sulut mulai ramai mencari jalan untuk pindah. Salah satu daerah tujuan utama adalah Kaltim. Alasan perpindahan ke daerah lain cukup klasik, yakni masa depan.
Atlet pencak silat nasional Royke Maengkom secara jujur mengatakan bahwa dirinya malu bila hanya berdiam diri di Sulut tanpa ada masa depan. Bagi mantan peraih medali emas di SEA Games itu, ia merasa sudah sulit berharap belas kasihan dari pemerintah Sulut. Karena, selama ini segala cara sudah ia lakukan agar bisa mendapatkan kesempatan menjadi Pegawai Negeri Sipil. Tapi, ironisnya, usaha itu hingga sekarang tak kunjung tercapai. Berbekal rasa kecewa, Roy kini mencari jalan keluar dengan cara pindah daerah. 
Ternyata, bukan hanya Roy yang punya pemikiran tersebut. Sebab, Deysie Sumigar dan pelatihnya, John Barahama juga bakal memilih jalan untuk pindah daerah karena tidak ada jaminan masa depan dari Pemprop Sulut. “Deysie tidak ada penghasilan lain selain dari atlet. Jika latihan saja ia sudah tidak punya dana, apakah dia harus bertahan di Sulut?. Usia emasnya sudah tinggal berapa tahun lagi, jadi wajar jika ia harus memilih jalan hidup dengan mencari daerah yang siap untuk memberikan jaminan masa depan,” tutur Barahama.
Meski proses perpindahan atlet makin ramai, KONI Sulut mengaku sulit untuk mencegah atlet yang ingin pindah. Menurut Sekum KONI Sulut, Drs Nootje Apituley, perpindahan atlet sah-sah saja bila mereka memang ingin mendapatkan masa depan di luar Sulut. “Kami tidak bisa mencegah perpindahan atlet karena KONI tidak punya dana untuk memberikan jaminan masa depan untuk atlet,” katanya, beberapa waktu lalu.(dni)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin