|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Pengumuman CPNS diduga 'disabotase'
Pemrop-Pemkab Dituding Bohongi Pelamar
|
Terus molornya jadwal pengumuman hasil CPNS di Minahasa, ternyata mulai mengundang kecurigaan dan reaksi keras dari sejumlah pelamar. Mereka menduga keterlambatan pengumuman tersebut, merupakan aksi 'sabotase' dan pembohongan publiki pihak Pemrop Sulut dan Pemkab Minahasa.
Hal itu dikarenakan, hasil pemeriksaan Lembar Jawaban Komputer (LJK) yang diketahui telah selesai dilakukan hingga Kamis (23/03) dini hari kemarin, namun pengumuman hasilnya tak kunjung tiba, sehingga wajar menimbulkan kecurigaan dan perasaan tidak enak dari ribuan pelamar CPNS.
Seperti diungkapkan Maikel SK Rumate pelamar asal Tondano, dengan terus diulurnya jadwal pengumuman CPNS tersebut, maka tentunya memperbesar peluang oknum pejabat maupun oknum yang tak bertanggungjawab, memanipulasi dan melakukan aksi kotor seputar kelulusan pelamar.
Menurut Rumate, memang pihak Pemrop Sulut dan Pemkab Minahasa tak mau
kecolongan dengan kasus yang sempat terjadi dibebarapa daerah, soal perubahan nama CPNS yang lulus. Namun harusnya pihak pemerintah lebih jeli dan waspada terhadap oknum tertentu yang ingin mencari keuntungan.
“Ya namanya orang nekat, semua cara dan kesempatan pasti akan dilakukan. So itu, sangat keliru kalo itu hasil pemeriksaan LJK CPNS. Kong Pemrop dan Pemkab harus tahan-tahan, itu sama halnya mengundang orang berbuat jahat,” beber Rumate blak-blakan.
Hal yang sama juga diungkapkan Yongky T Wowor, warga Minteng. Menurutnya, menahan atau memperlambat proses pengumuman hasil CPNS, diduga sebagai trik dari untuk meloloskan keinginan sejumlah kabupaten/kota yang memiliki 'target' tertentu. “So bagus tare itu Pemrop Sulut ada beking pemeriksaan LJK CPNS secara ketat, mar dia pe kunci, ada kompromi dengan kabupaten/kota. Kiapa kwa musti mo dengar itu tuntutan pejabat kabupaten/kota, kalo fair coba langsung diumumkan kage-kage,” ketus Wowor yang mengaku sudah tak percaya lagi dengan hasil pengumuman CPNS.
Menanggapi hal ini, juru bicara Pemkab Minahasa Glady Kawatu SH MSi menjelaskan, soal keterlambatan pengumuman CPNS, memang diatur oleh pihak Pemrop Sulut, jadi pihaknya serba salah untuk memastikan jadwal pengumuman tersebut.
Menurut Kawatu, yang pasti dalam pengumuman CPNS nanti, semua hasil pemeriksaan
LJK disegel dan tidak ada perubahan nama pelamar. Dirinya membantah kalau dikatakan keterlambatan pengumuman CPNS dikarenakan konspirasi dengan pihak Pemrop untuk meloloskan sejumlah calon. “Ini pengumuman CPNS SK-nya dari Gubernur dan bupati/walikota di daerah. Jadi itu pasti memerlukan waktu dan untuk pengumuman CPNS di Minahasa, sampai saat ini belum jelas,” jelas Kawatu. (pen)
|
|