|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Hanya berselang tiga bulan
Pemkab Minut Belanjakan Rp 36 M
|
Terhitung sejak 1 Januari 2006 hingga minggu ketiga bulan Maret (tanggal 23 Maret), Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) telah membelanjakan dana sebesar Rp 36 miliar, sudah termasuk gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Data itu sendiri terungkap saat dilaksanakan rapat evaluasi APBD yang dipimpin langsung oleh Bupati, Vonnie A Panam-bunan di ruang rapat Kantor Bupati Minut, Rabu lalu.
Kepala Bagian (Kabag) Keua-ngan, Max Kewas SH dalam pen-jelasannya menyatakan, pihak-nya telah mengeluarkan dana se-besar Rp 36 miliar untuk kepen-tingan jalannya pemerintahan, termasuk membayar gaji PNS.
“Dana tersebut terdiri dari APBD murni (Pendapatan Asli Daerah) sebesar Rp 2,5 miliar dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 33,5 miliar,” ungkap Kewas de-ngan menambahkan, sudah ter-masuk juga gaji PNS relokasi yang jumlahnya mencapai Rp 1,6 mi-liar. “Tetapi untuk gaji PNS relo-kasi ini, terhitung sejak bulan April nanti, sudah akan diserah-kan ke pemerintah Kabupaten Minahasa,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Kadispenda), Jory Doddy menjelaskan, untuk tahun 2006 ini, target PAD adalah Rp 4,6 miliar. Hanya saja menu-rutnya, capaian dari masing-ma-sing instansi belum seperti yang diharapkan. “Sebab sesuai hasil rapat yang dipimpin oleh Pak Wa-kil Bupati lalu, harusnya capaian per triwulan sebesar 25 per-sen.Tetapi saat ini realisasinya untuk tiga bulan baru rata-rata 8 persen sampai 8,5 pesen,” jelas-nya. “Untuk total pendapatan yang sudah masuk baru mencapai Rp 300 juta,” tambah Doddy.
Sementara itu, Ketua DPRD Minut, Sus M Pangemanan SPd saat dihubungi kemarin menya-takan, selagi pengeluaran terse-but bisa dipertanggungjawabkan secara administrasi dan moral, tidak masalah. “Dan tentunya ju-ga dengan pembiayaan skala prio-ritas, artinya, yang diutamakan adalah yang prioritas,” jelasnya dengan menambahkan, kiranya dengan pembiayaan sebesar Rp 36 miliar itu, akan ada hasil po-sitif. “Utamanya ada hasil nyata lewat pembangunan,” tam-bahnya.(ami)
|
|