|
|
|
![]() |
![]() |
|
Lelet, Yal, Anis dan Mokobombang Cek ‘Kesalahan’ Djelantik
|
Menindaklanjuti informasi yang berkembang terkait pencatutan nama Partai Golkar (PG) oleh calon bupati Bolmong Drs Djelantik Mokodompit yang diusung partai gabungan, Jumat (23/03) ini, PG Sulut akan menurunkan timnya untuk melakukan croscek langsung ke Bolmong. Tim terdiri dari Jemmy Lelet SH, Frits Anis, Drs Syachrial ‘Yal’ Damopolii dan Ir Novie Mokobombang.
Pembentukan tim ini, jelas Mokobombang, merupakan hasil rapat pleno DPD yang ditindaklanjuti dalam rapat Fraksi PG DPRD Sulut. Tim nantinya bertugas mencari kebenaran informasi mengenai sejumlah ‘kesalahan’ yang disinyalir dilakukan Djelantik selama kampanye. ‘Kesalahan’ dimaksud terkait laporan bahwa kubu Djelantik sering meng-gunakan kebesaran nama Golkar saat berkampanye.
Dijelasakan Lelet maupun Mokobombang, sebagaimana kesepakatan, Djelantik boleh menggunakan kendaraan partai lain untuk maju dalam pilkada tapi dilarang membawa-bawa nama PG. Apabila persyaratan itu dilanggar maka akan dikenakan sanksi berupa Pergantian Antar Waktu (PAW).
“Bukan hanya sepak terjang Pak Djelantik saja yang akan dikaji tim. Sebagimana informasi, ada juga pengurus PG Bolmong ya-ng menyalahgunakan jabatan mereka. Sehingga sebelum masalah diproses maka akan dilakukan cros cek dulu,” jelas Mokobombang, kemarin (23/03).
Sementara itu, menurut personel Fraksi PG DPRD Sulut Drs Edison Masengi, masalah ini tidaklah semudah yang dipikirkan. Karena mes-kipun akan ditemukan ke-salahan, belum tentu Djelantik bisa dikenai PAW. “Masalahnya semua keputusan ada di DPP.
Jadi bisa saja evaluasi DPD tak akan ditindak lanjuti oleh DPP untuk pemberlakuan PAW,” ujar Masengi.(tru)
|
|