|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Herdy kecam sistem penanganannya
Rektor UDK Gugah Aparat Soal Penembakan Demonstran
|
Karena ada beberapa maha-siswa UDK yang menjadi kor-ban demo Kamis lalu, Rektor UDK Drs Hamdi Gugule MSi mencoba menggugah aparat keamanan agar kiranya tidak cepat-cepat menggunakan sen-jata dalam menangani unjuk rasa. Juga tidak perlu memukul di kepala para pendemo.
“Saya turut prihatin, tapi sa-ya tidak mempersalahkan pi-hak manapun. Hanya sekadar menggugah aparat kiranya lebih bijak lagi dalam mena-ngani unjuk rasa. Apalagi saya dengar ada mahasiswa dan alumni UDK yang jadi korban penembakan serta ditahan oleh polisi,” kata Gugule.
Sementara itu, imbauan da-mai dan ajakan kepada masya-rakat Bolmong untuk menghin-dari aksi kekerasan dalam me-nyampaikan protes tentang hasil pilkada, diucapkan salah satu kandidat Bupati Bolmong, Hi Syamsudin Mokoginta ST. “Sebaiknya bagi pihak yang tidak puas dengan hasil pilkada atau bagi mereka yang mene-mukan indikasi pelanggaran, diproses sesuai hukum. Tidak perlu harus massa yang turun menyampaikan protes. Saya pribadi juga prihatin kalau ada pendemo yang cedera karena tembakan. Olehnya saya me-minta dengan sangat kepada aparat agar kiranya selalu menggunakan pendekatan per-suasif dalam menangani demo,” papar Mokoginta.
Saran kepada pihak yang tak puas dengan hasil pilkada di-sampaikan juga oleh orang Bol-mong di Jakarta Letjen (Purn) Wahab Mokodongan, via adik kandungya Ade Mokodongan. “Kakak kandung saya bersama keluarga menitip pesan buat warga Bolmong, agar tidak perlu terlibat dalam aksi-aksi yang hanya mengorbankan rakyat sendiri. Kalau ada penyimpangan, silakan proses sesuai hukum. Kakak saya juga meminta un-tuk diekspos, bahwa dia dan keluarga tidak pernah mendu-kung salah satu kandidat di Pilkada Bolmong. Kecuali diri saya, yang sampai sekarang tetap setia menjadi pendukung pasangan Sang Surya,” kata Ade Mokodongan
Sementara itu, salah satu ang-gota pendemo yang diamankan polisi sejak Kamis sore lalu, Herdy Korompot, menyampaikan ke-caman kepada aparat yang dini-lainya arogan, hingga dirinya juga menjadi korban pemukulan. “Insiden ini tidak akan menyu-rutkan semangat AMT untuk menuntut pembatalan hasil pilkada,” kata Korompot, yang ditemui di Mapolres Bolmong.(tus)
|
|