|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Mor Bastiaan
Bekerja Sesuai Irama Hati
|
BAGI sosok Mor Dominus Bas-tiaan, menyerah pada sesuatu yang belum dilakukan, adalah sesuatu yang tabu. Makanya, tidak menghe-rankan jika dalam hitungan usia yang relatif muda ini, dirinya mam-pu menggeluti dan mengelola berbagai usaha mulai dari rumah makan, industri furnitur hingga perdagangan.
Siapa tak kenal dengan rumah makan Kawan Baru, toko tekstil Cheria yang ter-letak di kawasan Megamas serta industri mebel Royal di Tuminting. Semua itu tak
bakalan sukses diraih jika tanpa dibarengi dengan ke-uletan dan kerja keras.
Makanya tak sia-sia jika Mor salah satu anggota Komisi D Dekot Manado ini akrab disa-pa, memiliki motto bahwa siap melakukan sesuatu didasar-kan pada irama hatinya, if you want something done right, do it yourself. Meski memiliki ke-sibukan yang menumpuk, yang sarat dengan berbagai masalah yang dihadapi rakyat hingga urusan bisnisnya.
Namun bagi lelaki kelahiran Jakarta, 17 Maret 1974 ini, tak lupa selalu menyempatkan diri untuk bermain musik. Tak tanggung-tanggung, lagu klasik adalah menjadi pilihan favoritnya yang turut ditun-jang dengan kepiawaiannya memainkan piano, ternyata menjadi bagian yang terpen-ting dalam mengisi hari-hari-nya. Sebab, dengan bermain musik Mor mengaku dapat menghilangkan kepenatan dan kelelahan. Bahkan hal ini juga turut dikenalkan dan diajarkan pada Rachel (3,6 tahun) dan Eilleen (1,5 tahun).
“Dengan mencintai musik akan menjadikan hidup itu semakin indah. Sebab, meski kita sibuk dan lelah dengan tugas sehari-hari, kita akan terhibur dan melupakan seje-nak segala kepenatan,” ung-kap suami tercinta dari Imelda Markus ini.(helda margareta)
|
|