|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Kasus Penembakan Di KPUD
Bolmong Diduga Tidak Prosedural
|
Betrokan masa dengan aparat Kepolisian di depan KPUD Bolmong Kamis (23/03) akhirnya berbuntut panjang. Saksi dari keluarga korban penembakan Dede Wenas (28) warga Totabuan yang tidak mau menyebutkan namanya menyatakan tembakan yang dilakukan Aparat didepan kantor DPRD Bolmong tidak Prosedural, pasalnya seharusnya tembakan tersebut jangan langsung diarahkan kemassa, “masakan tembakan lagsung diarahkan ke kaki Dede.” Ujar saksi, yang ikut membawa korban tembakan ke ruang UGD RSUP Prof Kandou, kamis malam pukul 22.30 WITA.
Melalui keluarga juga memohon agar pihak Kepolisian Sulut kiranya dapat mengusut tuntas kasus penembakan ini. Dan pak Kapolda Brigjen Polisi Drs Alexius Gordon Mogot yang memantau langsung aksi demo tersebut, agar kiranya dapat bertindak terhadap oknum penembakan sesuai dengan koridor Hukum yang berlaku.
Sementara itu pihak keluarga ketika akan ditemui kembali oleh KOMENTAR di ruang UGD tempat Dede dirawat, pagi harinya korban Dede telah dipindahkan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Pantauwan Koran kami sejak pagi hari banyak dari masyarakat yang akan mengetahui perkembangan situasi korban termasuk media masa, yang akan meliput kasus tersebut. (tr.1)
|
|