HOME : FOOTBALL

Berita Sanger dan Talaud 

25 March 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Bertahan Hidup dengan ‘Kipung’

  
Oma Flora hanya keluaran sekolah rakyat zaman kolonial. Tapi ia dicerdaskan oleh filosofi tradisi dalam kearifan besar budaya Sangihe dalam memak-nai hidup. Sungguh berat jika kita memperhatikan perjuangan hidup dari seorang anak manu-sia seperti Oma Flora ini. Beta-pa tidak, dalam persaingan usa-hanya dia masih mampu berta-han. ‘’Bayangkan saja ada ku-rang lebih 85 persen warga Kampung Lenganeng yang ma-ta pencarian mereka sama dengan Oma Flora yaitu memi-lih pekerjaan Kipung,” ujar Ka-pitalaung Lenganeng Steven Manopo saat disambangi harian ini. Tapi sosok Oma Flora masih mampu bertahan bahkan bersaing dengan warga ‘Ki-pung’ lainnya,” puji Manopo lagi. 
Berbagai jalan ditempuhnya, hanya untuk memikirkan ba-gaimana agar usaha Kipung keluarga yang telah lama dirintisnya ini dapat bertahan. ‘’Saya sampai pergi ke Bank BRI Unit Petta untuk menam-bah modal usaha Kipung ini,’’ papar Oma Flora. 
Memang kemitraan dengan pihak Bank BRI Unit Petta su-dah lama terjalin, bahkan sam-pai sekarang mereka masih menggunakan jasa perbankan. Oma Flora tidak menjelaskan berapa besar pinjamannya di Bank BRI Unit Petta, tapi kata Oma Flora, yang pasti kami ha-rus mengembalikan pinjaman ke pihak bank selama kurang lebih dua tahun. Dulu, kenang Oma Flora, ketika Presiden Gus Dur berkuasa, usaha Kipung mereka, pernah meraup keun-tungan yang sangat besar sam-pai berkisar Rp 20 juta lebih pendapatan bersih per bulan-nya.
Cerita sukses Oma Flora sam-pai sekarang masih diberkati Tuhan, sekalipun derita masih saja dialami. 
Oma Flora menambahkan, usaha Kipung ini, sangat ter-gantung pada naik turunnya har-ga komoditi pertanian seperti kelapa, cengkih, dan pala. Se-bab jika harga komoditi ini turun maka penjualan dan pembelian barang akan sepi. “Sebagai contoh, saat ini pasar kami lagi sepi, karena untuk mendapat-kan seratus ribu rupiah saja, kami harus menunggu di kios seharian penuh,” kata Oma Flora. 
Kios Kipung Oma Flora de-ngan ukuran 3x3 meter itu ter-letak di lokasi pelabuhan lama Tahuna. Banyak hal yang diper-bincangkan dengan keluarga Oma Flora sore itu, baik tentang hidup getir, dan prospek Kipung ke masa depan. Tapi ia tak lupa titip salam kasih buat Bupati Drs Winsulangi Salindeho. “Kebi-jakan Bupati memberikan fasilitas berupa alat-alat Kipung yang diberikan lewat Dinas Perindag Kabupaten Sangihe beberapa waktu lalu telah sa-ngat membantu kami mengais hidup,” ujarnya. Oma Flora pun berharap agar di hari-hari mendatang para penjual alat hasil kerja Kipung dapat diberikan tempat yang layak, sehingga barang dagangan mereka bisa laris manis.(***)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin