|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
LSM tuntut hasil CPNS diulang
Ribuan Pelamar Berang dan Kecewa
|
Diumumkannya hasil seleksi CPNS Minahasa Sabtu (24/03) akhir pekan lalu, ternyata selain disambut sukacita oleh 526 pelamar yang lulus, juga akhirnya disambut duka dan kecewa ribuan pelamar.
Pasalnya, selain tak terakomodir masuk PNS, ribuan pelamar di Minahasa ini berang dan kecewa dengan hasil pengumuman CPNS yang dinilai sarat penyimpangan. Mereka menuntut agar Gubernur Sulut, Drs Sinyo Harry Sarundayang membatalkan dan mengulang proses penjaringan CPNS tersebut.
Seperti yang diungkapkan salah satu ketua LSM di Minahasa Max 'Bule' Lumingkewas, dimana, dengan keluarnya hasil pengumuman CPNS di Minahasa, dirinya sangat kecewa atas proses penjaringan yang dinilai tidak manusiawi dan terkesan penuh rekayasa tersebut.
Menurutnya, dari informasi yang diterimanya di lapangan, ternyata banyak tenaga honor daerah (Honda) yang telah mengabdi bertahun-tahun, namun pada kenyataannya tak diluluskan dan yang lulus justru dari kalangan honda yang masa kerjanya kurang bahkan siluman.
“Masa itu honda so bertahun-tahun kerja kong nyanda lulus. Padahal sesuai janji dan kesepakatan, itu otomatis diterima. Dan kenyataan yang ada, justru ta putar, honda yang aspal itu yang diluluskan,” berang Bule.
Dijelaskan Ketua RT DPRD Minahasa ini, semua ini merupakan pelajaran dan pengalaman buruk. Untuk itu kiranya ditahun-tahun kedepan, proses penerimaan CPNS harus diserahkan ke pemerintah kabupaten/kota masing-masing, bukan lagi di ambil alih oleh Pemerintah Propinsi. “Inikan so jaman otonomi daerah, masa masih Pemrop yang kuasai tu kabupaten/kota. So itu, lebe bagus ini penerimaan CPNS dibatalkan dan diulang,” beber Bule.
Hal senada diungkapkan Arnold DT Rumagit pelamar asal Langowan, dirinya mendesak agar Pemrop Sulut membatalkan hasil pengumuman CPNS di Minahasa, untuk tidak dibawah ke BAKN (Badan Administrasi Kepegawaian Nasional (BAKN) Pusat. Pasalnya, dengan banyaknya manipulasi berkas CPNS, merupakan cermin tidak baik yang dilakukan oleh pejabat daerah. Dan itu bakal melahirkan pegawai-pegawai yang tak bermoral dikemudian hari. “Ya kalo ini CPNS saat ini di loloskan, berarti kedepan aparat pemerintahan di Minahasa nanti so pasti bobrok. Sedang itu bos-bos bagitu, apalagi pegawai yang dibawahnya,” ungkap Rumagit penuh emosi.(pen)
|
|