|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Keanggotaan Wahid di PAN Masih Harus Dibuktikan
|
Sekretaris DPD PAN Bolmong, Drs Aljufri Kobandaha membantah kalau Wahid Makalalag sudah masuk pengurus PAN Bolmong. Karena menurutnya, hal itu baru pernyataan, di mana keakuratannya masih harus dibuktikan secara hukum.
“Saya tidak mengatakan bahwa Wahid sudah masuk PAN, karena itu masih harus dibuktikan,” kata Jufri mencoba mengelak.
Diakui Jufri, Wahid dikenal sebagai kader yang andal dan populis, sehingga belum tentu parpol di mana Wahid berada akan melepasnya begitu saja. “Saya masih pesimis soal itu. Namun kalaupun itu benar, maka PAN akan menjadi parpol pertama yang ‘menangkap’ dia. Soalnya hampir pasti bahwa akan banyak parpol yang mengincar figur populis seperti Wahid itu. Mudah-mudahan saja PAN yang mendapatkannya, jika memang ada benarnya isu tadi,” kata Jufri Kobandaha penuh makna.
Jufri yang dikenal sebagai pendukung fanatik Wahid pada Pilkada, mengakui bahwa keberadaan Wahid mendampingi Djelantik ternyata telah menuai banyak simpati masyarakat terhadap paket DeWa. Dan ini merupakan bukti bahwa Wahid adalah figur yang handal, populis serta memiliki banyak pendukung. “Kader seperti inilah yang sangat dibutuhkan oleh DPD PAN Bolmong guna membesarkan partai,” kata dia.
Di sisi lain, Wakil Ketua II, DPD 2 PG Bolmong Herson Mayulu SIP meminta agar parpol lain tidak perlu banyak ikut campur soal mekanisme Beringin daerah ini. Begitu pun kepada parpol lain di luar PG yang banyak membahas soal posisi Drs Hi Djelantik Mokodompit di DPR RI, diminta agar tidak perlu memperkeruh keadaaan.
“Biarlah mekanisme Partai Golkar saja yang akan menanganinya, PG kan adalah parpol yang nasionalis,” kata Herson lagi.(tus)
|
|