|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Mengaku yang bersangkutan salah duduk saat seleksi
Sumampouw Bantah Rekayasa Kelulusan Silvana
|
Dituding telah melakukan rekayasa atas kelulusan Silvana Luntas (30), keluarga dekat Bupati Drs Vreeke Runtu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang juga sekretaris panitia penjaringan CPNS di Minahasa, Ny Marie Sumampouw Rotinsulu SE angkat bicara. Menurut, semua dugaan itu tidak benar dan siap bertangung jawab.
Menurutnya, hasil yang dicapai Silvana pelamar Honda (honorer daerah) asal Wawalintouwan Tondano, tidak direkayasa dan benar yang bersangkutan dari tenaga Honda. Dijelaskannya, meski yang bersangkutan keluarga dekat bupati namun pihaknya tidak memberikan perlakukan khusus, apalagi merekayasa berkas yang bersangkutan.
Dijelaskannya, Silvana saat pelaksanaan tes, salah lokasi, dimana yang bersangkutan datang dilokasi peserta umum, pada hal harusnya dilokasi tes Honda. Tapi karena Silvana sudah terlanjur berada dilokasi pelamar umum, yakni di Aula Pusgiat GpdI Lewet Tondano, sementara waktu pelaksanaan tes sudah mepet, maka panitia berinisiatif mengganti materi tes Silvana dengan soal ujian Honda, bukan pelamar umum.
“Ado kasiang, ini cuma karena Silvana salah duduk. Dia kira tes honda di Pusgiat Lewet, padahal harus di stadion Maesa. Tapi karena torang panitia merasa kasihan, jadi kase akang jo itu soal honda pa dia,” urai Ny Marie mencoba meluruskan.
Sementara itu, menanggapi adanya dugaan bocoran soal yang dilakukan pelamar CPNS di Minahasa lalu, dengan tegas dibantah Ny Marie. Menurutnya, isu tersebut sama sekali tidak benar dan tidak ada bukti. “Itu soal CPNS nyanda ada yang bocor, apalagi dijaga ketat aparat,” tukasnya.(pen)
|
|