|
|
|
|
![]() |
![]() |
Diklat Kader Misio dan Kursus Alkitab PKB GMIM
Kelompok Kerja (Pokja) Pelayanan Doa, Penginjilan dan Penyegaran Iman PKB Sinode GMIM akan melaksanakan Pembekalan/diklat Kader Misio dan Kursus Alkitab di Jemaat GMIM Sion Pontak Wilayah Ranoiapo pada tanggal 7-8 April nanti.
Wakil Ketua Pokja tersebut, Pdt Herman O Latuihamalo STh bersama Ketua Panitia Pelaksana Pnt Maxmillan Sondakh dan Sekretaris Andri Tumundo menuturkan, kegiatan ini akan dibuka dengan ibadah yang dipimpin Ketua Sinode Pdt Dr AO Supit.
Sebagai pembicara akan tampil Pnt Ir GSV Lumentut MSi, Pdt AW Tampemawa SmTh, Pdt Roy Lengkong STh, Pdt HWB Sumakul PhD, dan Pnt Ir Roy Roring MSi. Dalam kegiatan ini juga aan digelar sharing Pembina CCA Tingkat Nasional.(jef)
Lasena soal miras: Jangankan Pakai, Dekatipun Dilarang
Berbicara soal minuman keras (miras), Sekretaris MUI Sulut Amin Lasena menegaskan, minuman keras sesuatu yang diharamkan dalam ajaran agama Islam. “Jangkan memakai mendekatipun dilarang hukumnya,” tegasnya baru-baru ini.
Jenis minuman yang mengandung alkohol dan membuat orang mabuk atau sejenisnya memang diharamkan menurut ajaran agama Islam. Menurutnya buka cuma minuman keras yang dilarang, tetapi ada tiga perbuatan lain, seperti jinnah, hammar atau minuman keras dan ketiga adalah judi. Dan biasanya ketiga perbuatan ini antara satu sama yang lainnya saling mempengaruhi.
Karena biasa seseorang yang memiliki penyakit berjudi tentunya akan merembet menjangkit ke perbuatan lainnya, seperti minuman keras dan jinnah. Apabila ketiga perbuatan ini dilanggar atau dilakukan oleh manusia yang beragama, maka sangsinya adalah dosa, dan moralitas menjadi rusak.
Dari segi moral sendiri pemakai minuman keras sangat membahayakan, serta meresahkan kehidupan masyarakat sekitar tempat tinggal. Sebab perbuatan yang dilakukan oleh seorang pemabuk yang pasti diluar kesadaran mereka, disamping memicu banyak hal seperti perkelahian, kecelakaan bahkan sampai pada pembunuhan. Menyikapi hal ini tentunya dibutuhkan peranan dan tuntunan keluarga guna memberi dukungan moral serta spiritual untuk membatu menunjukkan jalan yang benar dan diridhoi oleh Alloh SWT.(aan)
Sambut Nyepi, Umat Hindu Gelar Serangkaian Kegiatan
MENYAMBUT perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1928, Umat Hindu kota Manado telah mengadakan sejumlah pertemuan yang dipimpin Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) kota Manado Drs I Dewa Gede katja MSi, baru-baru ini.
Melalui press release kepada harian ini, Minggu (26/03) kemarin dijelaskan, pertemuan ini dihadiri Ketua PHDI Sulut Ir Suryono MT, pengurus PHDI Sulut dan kota Manado, Ketua Banjar Hindu Manado I Gusti Made Subagia Giri, Ketua Tempek Manado Utara dan Selatan serta beberapa tokoh umat Hindu.
Ditegaskan didalamnya, mengingat hari raya ini adalah hari yang sangat disucikan umat Hindu, maka pelaksanaanya harus dilandasi ajaran suci Weda dengan mengutamakan rasa kebersamaan, kesedrhanaan dan akuntanbilitas dalam rangka aktualisasi konsep kehidupan berdasarkan Tri Hita Karana.
Sementara itu menyangkut perayaan seremonial disebutkan, umat Hindu akan melalui sejumlah kegiatan ritual diantaranya upacara Melasti pada Selasa (28/03), upacara tawur Agung Kesanga pada Rabu (29/03), Nyepi pada Kamis (30/03) dan Ngembak Geni pada Jumat (31/03). Serangkaian kegiatan ini diharapkan berlangsung sederhana dengan tetap memperhatikan ketentuan-ketentuan yang dilandasi ajaran suci Weda Umat Hindu. (imo)
|
|