|
Bonus lebih besar
Kembalikan Kejayaan Badai Biru
|
PENGALAMAN adalah guru yang terbaik. Mungkin, peribahasa itulah yang menuntun Jimmy Rimba Rogi, SSos berkarya bagi Badai Biru - julukan Persma Manado.
Persiapan tim yang boleh dikata terlalu lambat, tetapi mampu meng-hasilkan kepuasan bagi ma-syarakat Kota Manado. Tak salah jika Jimmy Rimba Rogi yang akrab disapa Imba, harus menimba ilmu pada dedengkot sepakbola Sulut, Mayjen (Purn) EE Mangindaan. Dan mempercayakan pengelo-laannya pada Ronny Pange-manan. Yang dikenal dengan kesuksesannya dalam se-pakbola.
Kalau bisa dikategorikan, Badai Biru harusnya tidak secepat itu membuat sensasi dalam Divisi I liga Indonesia. Tahun 2000, Badai Biru mem-buat fenomenal di Purwokerto saat menghadapi PSIS Sema-rang yang memainkan game partai usiran. Badai Biru yang dilatih Benny Dolo mampu mengalahkan PSIS 2-1. Pada-hal, tahun 1999, PSIS tampil sebagai juara dalam iven bertajuk Mangindaan Cup yang digelar di Stadion Klabat.
Masih segar dalam ingatan kita, sepanjang keikutsertaan Badai Biru dalam Liga Indo-nesia, mungkin baru partai me-lawan PSIS dan Persisam, Badai Biru menorehkan poin penuh.
“Hasil ini telah menunjukkan betapa berharganya suatu kepercayaan. Karena keperca-yaan yang diberikan masya-rakat Kota Manado merupakan satu penghargaan. Olehnya, kembalikanlah kejayaan Badai Biru,” tandas Imba, yang menghubungi koran ini se-malam, yang mengaku me-mantau langsung Badai Biru dari di Jakarta.
Oleh karena itu, masyarakat Kota Manado diharapkan un-tuk tidak jenuh-jenuh mem-berikan dukungan bagi Badai Biru. “Karena masyarakat juga merupakan penentu Badai Biru ke depan,” papar Imba.
Disinggung masalah bonus, Imba mengungkapkan, dalam kontrak juga sudah tertulis, di mana kalah, seri dan menang semuanya ada bonus. “Seri da-pat bonus. Kalah dapat bonus. Kalau menang apalagi, pasti bonusnya lebih besar,” kata Imba tanpa mengucapkan be-rapa bonus yang akan dibe-rikan bagi para pemain mau-pun ofisial.
Kemenangan atas Persisam di Samarinda membuat pe-luang Persma untuk bersaing lolos dari grup timur menjadi lebih terbuka. Hanya dua tim dari masing-masing wilayah/grup yang akan lolos ke putaran kedua nanti.
Dengan tujuh poin yang sudah direbut Persma hasil menang 2-0 atas Persipare di Manado, seri 0-0 dengan Mitra Kukar di Tenggarong serta me-nang 2-1 atas Persisam mem-buat Persma kini naik ke pa-pan atas klasemen semen-tara.(ade)
|