|
|
|
![]() |
![]() |
|
Drs Brury Rantung MBA
Antusias Memoles Wajah Pelabuhan
|
PELABUHAN Manado menjadi salah satu window penting bagi keindahan wajah Kota Berhikmat. Karena itu, menjadi impian banyak warga, kelak kawasan itu akan menjadi sebuah fasilitas publik dengan areal yang bukan saja nyaman dan representatif, tapi juga memenuhi kualitas sebagai pintu gerbang kota masa depan.
Kerinduan yang sama juga ada dalam diri seorang Drs Brury Rantung MBA yang kini dipercayakan sebagai Kepala Administrasi Pelabuhan Manado. Karena itu, dia dengan begitu begitu antusias memberi penjelasan kepada pers saat ditanya seputar realisasi dan rencana pembangunan kawasan itu, Rabu (29/03).
Menurutnya, sejauh ini pihak pengembang sudah sukses menyelesaikan pembangunan tembok pemecah ombak (break water) bagian kanan pelabuhan. Break water itu panjangnya 241 meter menelan anggaran Rp 7,4 miliar. Pekerjaan itu baru merupakan tahap pertama dari pekerjaan besar memacu kualitasnya menjadi pelabuhan yang bisa dikategorikan sudah bertaraf internasional.
Memang dalam skenario pekerjaan pembenahan kawasan itu, menurut dia, akan melalui sejumlah tahapan. Untuk tahapan awalnya dibangun tembok pemecah ombak. “Pembangunan break water tersebut dimaksudkan untuk menjaga dan melindungi kolam pelabuhan,” jelasnya.
Sejauh ini, pekerjaan tahap awal itu sudah selesai sekitar 50 persen menyusul selesainya pekerjaan break water sisi kanan yang memakan waktu beberapa bulan. “Dan jika tak ada aral melintang maka pekan kedua bulan April mendatang akan segera dibangun break water di bagian kiri pelabuhan Manado. Break water tahap II ini dibangun sepanjang 287,7 meter dengan total anggaran diperkiraan mencapai Rp 8,3 miliar,” jelasnya.
Meski demikian, lanjut Brury, belum dapat dipastikan tanggal pasti pelaksanaan pembangunan ini mengingat hal tersebut masih harus menunggu kepastian dari Satuan Kerja (satker) yang bertanggungjawab terhadap pembangunan Pelabuhan Manado ini. “DIPA (Daftar Ijin Pelaksanaan Anggaran) sudah ada, namun kita tunggu saja kepastian dari Satker. Untuk jelasnya tanyakan saja ke pihak Dinas Perhubungan Sulut,” tukas dia.
Yang pasti, warga Manado khususnya dan warga Sulut pada umumnya, tak lama lagi akan melihat perubahan besar kawasan Pelabuhan Manado. Semoga pekerjaan itu bukan saja berlangsung sesuai rencana, tapi juga dapat makin indah dan tertata dalam segala hal, termasuk areal lingkar kawasan. (simon)
|
|