HOME : FOOTBALL

Headlines News  

01 May 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Menang Derby, Persmin Raih Puncak Klasemen


PERSMIN Minahasa kini mantap berteng-ger di puncak klase-men sementara Liga Indonesia Divisi Uta-ma Wilayah II dengan poin 35 poin dari 18 pertandingan. Tambahan tiga poin penting diperoleh da-lam derby di Stadion Gelora Am-bang, Minggu (30/04) kemarin, dengan membekap tuan rumah Persibom 1-2. 
Atas kemenangan ini, ‘Laskar Burung Hantu’ mampu leading atas Persik Kediri yang telah me-mimpin klasemen berbulan-bulan lamanya. Manguni kini unggul ti-ga poin atas Persik yang baru me-ngoleksi 32 poin dari 17 pertan-dingan. 
Di sisi lain, Tim Fajar Bulawan tampaknya harus berjiwa besar mengakui kehandalan Persmin pada laga derby Sulut ini. Gol kedua yang membawa Manguni Makasiouw meraup tiga poin, tercipta di menit ke-71 lewat kaki Gangga Mudana dari sektor te-ngah. Ketika itu, pemain berno-
mor punggung 24 ini melam-bung bola hingga memperdaya Budiman Buswir, dan si kulit bundar melesak mulus dalam mulut gawang. 
Di babak pertama, Persibom yang menerapkan permainan menyerang, sebenarnya sudah unggul 1-0 lebih dulu. Jefry Pra-setyo yang mengeksekusi free kick dari sektor kanan perta-hanan Persmin, pada menit ke-13, sanggup mengarahkan bola melewati pagar betis Persmin, lalu memperdaya Hendra Pande-nuwu hingga bola langsung merobek jala Persmin. 
Hiruk pikuk para suporter Persibom pun berkumandang di langit Kotamobagu, sementara Jefry Prasetyo berlari riang di tengah lapangan sambil dipeluk rekan-rekannya sendiri melam-piaskan kegembiraan. Di satu sisi, pelatih Persmin Joko Malis langsung melakukan pergantian penjaga gawang, tak cukup satu menit ketika gol pertama Persi-bom tercipta. Hendra Pandenu-wu diganti Sukirmanto, dan itu sempat membuat mantan kiper utama Persibom ini terpukul. 
Malah Hendra sempat terlihat menangis sembari memukul-mukulkan kepala di dinding plastik bench Persmin. Keputu-san Joko Malis tampaknya mem-buahkan hasil. Upaya Persibom untuk menambah koleksi gol, menemui jalan buntu. Pun kerja keras Etoga dkk untuk menya-makan kedudukan, belum membuahkan hasil sampai akhir babak pertama. Menarik juga, sejumlah suporter Persi-bom, sejak pertengahan babak pertama, kerap melancarkan protes kepada wasit yang ter-kesan berat sebelah, apalagi dua pemain Persibom, Rach-madani dan Amir Yusuf Pohan dianugerahi kartu kuning di babak pertama itu. 
Memasuki babak kedua, partai yang sejak awal berlangsung panas lantaran jumlah penon-ton yang mencapai 20 ribuan, di mana pendukung tuan rumah hampir seimbang dengan tim tamu, terus melancarkan aksi ‘baku gara’. 
Di menit ke-58, Persmin ber-hasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Tendangan bebas dari sektor kanan pertahanan Persibom berakibat kemelut di mulut gawang. Kiper Budiman Buswir melompat menangkap bola bersamaan dengan lom-patan Campos yang hendak me-nyundul si kulit bundar. Namun bola terdorong masuk ke gawang Persibom. 
Wasit tetap membawa bola ke titik tengah, meskipun sempat terjadi aksi protes sejumlah pe-main Persibom termasuk pressu-re suporternya. Sementara ri-buan suporter tim tamu terus bersorak menyambut gol per-dana tersebut. Ketegangan itu sempat membuat pertandingan tertunda sekitar lima menit. Untung saja, petugas keamanan mampu mengamankan masing-masing supporter, hingga adu fisik mampu dicegah.
Di tengah tensi permainan se-makin panas, apalagi supporter kedua kubu tak pernah henti menyuntikkan support moril kepada tim kebanggaan masing-masing, Mudana yang melihat peluang kecil dari sektor tengah pada menit ke-71, langsung melambungkan bola mengarah ke mulut gawang yang tak sem-pat terbendung kiper Persibom. Skor Berubah 1-2 untuk Pers-min. Pelatih Persibom kemudian memasukkan Rodrigo Araya di menit ke-76. Namun upaya un-tuk menyamakan kedudukan, tak membuahkan hasil. Hingga skor tadi tak berubah sampai pertandingan selesai.
Manager dan Pelatih Persmin saat ditemui usai pertandingan tampak gembira, sembari me-ngatakan bahwa kemenangan itu akan menjadi modal besar un-tuk target lolos di delapan besar nanti. Yang terpenting, kata Ric-ky Pontoh, mereka harus mampu memenangkan empat partai kandang yang tersisa. 
Sedangkan Manager Persibom, yang diwawancarai usai pertan-dingan mengatakan, dirinya se-laku manajer sangat-sangat me-nyesalkan kepemimpinan dari wasit Djalamulidin, yang dari babak pertama, sangat kentara keberpihakan kepada tim tamu sehingga merugikan persibom. 
“Di saat istirahat babak pertama kami sempat masuk ke ruangan wasit dan meminta wasit supaya diganti, namun alasan mereka wasit masih mampu memimpin. Persmin adalah saudara kami, bukan masalah menang atau kalah, tetapi wasitnya yang tidak fair dalam memimpin pertan-dingan,” ujar Kudji Kesal.
Kudji juga menyesali wasit yang justru mengesahkan gol pertama Persmin, padahal bola sudah di tangan kiper Persibom. Juga soal kartu kuning yang banyak di-berikan kepada Persibom, se-mentara tim tamu meski mela-kukan kesalahan besar tidak diberikan kartu kuning.(tus)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin