|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Ibu Dua Anak Tewas Bakar Diri di Malalayang
|
Warga Jalan Sea Kecamatan Malalayang, Sabtu (30/04), digemparkan dengan peristiwa tewasnya ibu dua anak bernama CS alias Supit (31), yang dilaporkan membakar dirinya sendiri sekitar pukul 21.30 Wita di rumahnya.
Akibat perbuatannya itu, korban mengalami luka bakar yang serius. Sebenarnya suami korban, BT (33) alias Beni yang
bekerja sebagai PNS di salah satu Perguruan Tinggi di Manado, sempat melihat aksi nekat is-trinya, dan berusahan mema-damkan api yang menyulut pe-rempuan dua anak tersebut.
Sayangnya, api sudah memba-kar sekitar 90 persen tubuh CS. Malah tangan Beni sempat ter-bakar juga saat mencoba mema-damkan api tersebut.
Sejumlah informasi yang diper-oleh koran ini menyebutkan, korban menjelang kejadian, terlihat bertingkah laku normal.
Bahkan CS sempat ke gereja di GMIM Bukit Moria Malalayang untuk mengikuti latihan koor. Tapi, ketika pulang rumah pada malamnya, korban menempuh jalan nekat sehingga nyawanya tak tertolong. Menariknya, dalam kejadiaan tersebut, pihak ke-luarga terkesan menyembunyi-kan indentitas korban. Bahkan ketika wartawan menanyakan kepada keluarga korban, sempat mengecoh dengan mengunakan nama berbeda.
Terakhir korban saat memasu-kan data dengan memamakai kartu askes, merobah kembali nama di status medik pada file rumah sakit. Hal lainnya yang sedikit aneh, saat dibawa ke ruang UGD Prof Kandou, penga-kuan keluarga kepada dokter bahwa penyebab awal dari keja-dian tersebut adalah akibat kom-por meledak di dapur saat korban memasak pukul 22.30 Wita.
Namun pihak keluarga terdekat korban yang enggan menyebut-kan namanya saat ditemui di ru-mah sakit mengatakan, korban telah membakar dirinya sendiri. Malah keluarga yang mengaku orang tua dan adik korban kepada koran ini mengatakan, sebelum kejadian, korban seperti mendengar bisikan-bisikan.
‘’Dia kwa sebelum menyiram minyak pada tubuhnya seperti disuruh oleh satu bisikan,” ung-kap sumber yang mengaku adik korban. Sebelumnya juga, kor-ban diketahui pernah melaku-kan percobaan bunuh diri seba-nyak dua kali. Pertama membe-namkan diri pada bak kamar mandi, kemudian meminum racun serangga, dan terakhir membakar diri yang akhirnya tidak dapat dicegah, ungkap sumber yang menjaga korban di rumah sakit.
Dokter di UGD sendiri sempat menangani korban bakar terse-but. Sayangnya, korban akhirnya meninggal karena menderita luka bakar yang parah, dan sebelum meninggal beberapa kali menge-luarkan cairan berwarna merah dari tubuhnya.(tr-01)
|
|