|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Primordialisme Hambat Pendidikan di Sulut
|
Sentimen primordialisme dinilai sebagai salah satu faktor eksternal penyebab pendidikan di Sulut terkesan berjalan lamban. Hal tersebut dikemukakan mantan rektor IKIP Manado (sekarang Unima) Prof DR AE Sinolungan SH, Sabtu (29/04).
Menurutnya, sentimen pri-mordialisme itu dilakukan pihak luar Sulut agar pendidikan di daerah ini tetap ‘merayap.’
“Di masa sebelum kemerdekaan dan di awal kemerdekaan, pendi-dikan Sulut, khususnya Minahasa, tergolong maju. Bahkan sempat dijuluki eksportir guru ke daerah-daerah terpencil di Sulawesi atau pulau lain. Tapi karena takut pen-didikan di sini terus maju yang akan turut memajukan sektor lainnya, misalnya ekonomi di Sulut, maka dirancang semacam skenario oleh pihak luar untuk menghambat kemajuan pendidikan Sulut,” tandas Sinolungan.
Ia juga menceritakan pengala-man dirinya ketika menjabat rektor, sebagai salah satu kasus.
“IKIP Manado lebih dulu berdiri daripada IKIP Surabaya. Namun saat saya jadi rektor, sulit sekali meminta bantuan dari pusat untuk pembangunan satu labo-ratorium bahasa. Padahal wak-tu itu IKIP Surabaya sudah punya tiga laboratorium.”
Oleh sebab itu, ditambahkan-nya, harus ada political will (ke-mauan politik) yang besar dari pemerintah dan legislatif Sulut untuk tak henti-hentinya me-majukan seluruh aspek pendi-dikan di Sulut.(win)
|
|