|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Suami Istri
Oleh: Landy Wowor
|
SUATU hari seorang ibu sangat dongkol melihat suaminya masih saja merokok. "Bapak! Sudah diberitahu berkali-kali masih juga merokok, rokok itu kan hanya menghambur-hamburkan uang!" Eh, si suami hanya merespons enteng. “Ia, saya tahu!”
Tambah geramlah si istri. "Berarti bapak setuju dengan adanya banyak pabrik rokok di negara ini, yang hanya membuat banyak orang jadi malas, hidup seenaknya, boros dan merusak kesehatan?” Tapi, lagi-lagi si suami tak banyak bereaksi: “Sebenarnya saya juga tak setuju, Bu!” Si istri pun terus ‘berkicau’. “Trus, kenapa Bapak masih merokok?”
"Sebenarnya ingin sekali saya membakar pabrik rokok itu, tetapi apa daya, itu melanggar hukum. Makanya, saya bakar satu-satu!" tukas si suami sambil berlalu. Sementara si istri hanya bisa melongo, entah apa yang dipikirkannya.
Mengubah prilaku dan kebiasaan seseorang memang bukan hal gampang. Siapa pun dia, termasuk ‘prilaku’ sementara elit yang tak jarang membuat rakyat geram. Harus ada kemauan keras dari diri sendiri. Atau, mungkinkah mesti dengan ‘intervensi’ serta ‘agresi’ dari pihak lain. Semoga tidak! (*)
|
|