HOME : FOOTBALL

Headlines News  

02 May 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Pasca penggerebekan anak buah Noordin M Top 
Polisi Temukan Dokumen Serangan Natal 2006


Pasca penggerebekan teroris anak buah Noordin M Top di Wonosobo, Densus 88 anti te-ror berhasil menemukan se-jumlah dokumen jihad, lap-top komputer, detonator dan sejumlah bahan peledak. Gi-lanya, dalam salah satu doku-men itu, isinya menyangkut skenario penyerangan Natal, 25 Desember 2006 nanti. 

Sebuah sumber di Densus me-nyatakan, skenario kelompok Noordin M Top itu, yakni se-rangan dalam bentuk bunuh diri dengan menggunakan bom. Disebutkan juga secara detail sejumlah gereja yang akan menjadi sasaran penge-boman. Sayangnya soal detail serangan tidak disampaikan sumber Densus tersebut.
Barang-barang bukti milik anak buah Noordin M Top itu juga cukup canggih, berupa laptop merk Toshiba dan sebuah unit komputer. Selain itu juga polisi menemukan sembilan simcard telepon seluler dari berbagai operator. 
“Mudah-mudahan penyidi-kan polisi mendapatkan hasil yang signifikan. Saat ini kami masih mendalami keterangan para tersangka yang masih hi-dup,” ungkap Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Anton Ba-chrul Alam di Mabes Polri, Se-nin (01/05). 
Di tempat lain, berdasarkan perkembangan penyelidikan, polisi menemukan sebuah bom yang kekuatannya setara dengan Bom Bali.
“Di Jatiungu, Kecamatan Demangan, Temanggung kita mendapatkan juga satu bom yang kekuatannya seperti yang di Bali,” ujar Anton Ba-chrul Alam. 
Disebut-sebut bom itu di-temukan di gudang yang di-kontrak Jabir, salah satu ter-sangka teroris yang tewas da-lam penyerbuan Sabtu 29 April lalu. Polisi saat ini masih mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari masyarakat dan tersangka yang masih hidup untuk me-ngembangkan kasus ini.
Anton juga kembali mene-gaskan adanya indikasi kuat kelompok teroris mencari da-na dengan merampok. Namun di mana kejadian dan jenis pe-rampokan apa yang dila-kukan, polisi masih menung-gu perkembangan penyelidi-kan. “Mereka punya senjata api, mereka pakai untuk apa kalau bukan untuk melaku-kan kejahatan,” cetusnya.
Mengenai dokumen yang ditemukan dari kelompok Wonosobo, dia mengatakan, dokumen itu merupakan dokumen propaganda untuk menjelaskan aksi mereka kepada masyarakat. Namun dia menolak menjelaskan ke mana Polri kini memburu gembong teroris Noordin M Top. “Noordin sekarang ke ma-na, kita tidak bisa sampaikan. Nanti keburu kabur orang-nya,” cetus dia.
Seperti diketahui, dari penyerangan yang dilakukan polisi di Wonosobo, dua teroris tewas tertembus peluru dalam aksi baku tembak, yakni Abdul Hadi dan Jabir. Sedang-kan dua lainnya, Solahudin dan Muhtafirin ditangkap hi-dup-hidup.(rmc/dtc) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin