|
|
|
![]() |
![]() |
|
Sejumlah mantan Kadis bantah istirahat total
Wawali: Pejabat Nonjob Harus Tetap Masuk Kerja
|
Pejabat nonjob yang diperbantukan di sekretariat pemkot harus tetap masuk kerja. Pasalnya, meskipun saat ini mereka tidak mengendalikan suatu unit kerja, namun tetap dapat melakukan aktivitas pekerjaannya sehari-hari, sehingga tidak ada alasan untuk tidak datang dengan dalih belum mendapatkan tugas dari sekkot.
Demikian dikatakan Wakil Walikota Manado, Abdi Bu-chari SE MSi, kepada Ko-mentar, kemarin. “Jabatan itu kan kepercayaan. Hari ini di-lantik besoknya bisa saja di-pangkas. Nah, seharusnya dalam mengemban keperca-yaan ini, pejabat yang nonjob tetap harus tahu kerja. Sebab, selama menjadi PNS sikap pengabdian itu harus tetap dijunjung tinggi,” ungkapnya sembari menunjuk bros lambang Korpri yang ada di kemeja safarinya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi A Djefri Lariwu SH mengatakan, kondisi pejabat nonjob ini tidak da-pat sepe-nuhnya disalahkan pada mereka. Sebab, inilah kenyataan yang ada ketika pihak eksekutif dalam menja-lankan kewenangannya tanpa melihat potensi maupun produktivitas dari pejabat yang ada untuk terus diber-dayakan kariernya bukannya menghambat.
“Dengan banyaknya pejabat yang nonjob menandakan bahwa eksekutif tidak dapat memberdayakan pejabat yang ada. Sebab, jika kondisinya demikian mau diapakan me-reka. Kalau yang memasuki masa pensiun hal ini tidak berpengaruh. Namun bagi yang sedang berkarier hal ini merupakan penghambat,” paparnya.
Senada dikatakan Wakil Ketua Dekot Manado Drs JJ Damongilala MSi. Menurut-nya, penumpukan pejabat non job ini tak bakal terjadi jika saja sebelum melakukan rolling jabatan, terlebih dahulu telah berkoordinasi dengan sejumlah kabupaten/kota yang ada untuk memper-tanyakan apakah posisi pejabat yang masih memiliki potensi ini dapat dialihkan di daerah lain. “Dengan demi-kian di sekretariat tidak sam-pai ada pejabat nonjob yang parkir. Sebab, tenaga mereka dapat diabdikan untuk daerah lainnya,” papar Damongilala.
Sementara itu, sejumlah pejabat nonjob membantah me-reka istirahat total. Menurut mereka, selama ini bukan hanya Joshua Pangkerego yang hadir, tapi lebih dari 2/3 pejabat dari 28 pejabat terse-but selalu hadir di kantor. “Memang apa yang torang kerjakan semasa menjadi pejabat lebih banyak dari se-karang ini. Tapi terus terang, torang hampir selalu di kantor sekretariat,” ungkap mantan Kepala Badan Kebersihan Kota Manado Boyke Rompas SH mewakili pejabat lainnya.
Ia menjelaskan, jabatan ada-lah kepercayan yang diberikan Tuhan melalui atasan. Kare-nanya, jika kepercayaan itu diambil dan diberikan kepada yang lain, tegas Rompas, maka itu harus diterima, tentunya juga dengan sikap yang profe-sional, termasuk tugas-tugas di kantor sekretariat. (eda/imo)
|
|