|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dialog Refleksi Kebudayaan Kritisi RUU APP
|
KEBERADAAN RUU APP masih menyisakan kontro-versi di kalangan masyarakat, ada yang kontra dan pro. Sampai-sampai mengundang perseteruan antara ratu ngebor Inul Daratista dengan si raja dangdut Rhoma Irama. Kemerosotan moral masyarakat saat ini semakin parah, terbukti banyaknya wanita yang menjajakan dirinya.
Menyikapi keadaan ini bertempat di Ruang Paripurna DPRD Sulut, Senin (01/05), Pemuda Anshor Sulut me-refleksikan kegelisahan ter-sebut dengan menggelar dialog ‘Refleksi Kebudayaan Indonesia Tantangan Globa-lisasi dan Penegasan Identitas Lokal’, dengan pembicara Ratna Sarumpaet, Alex Ulaen dan Reiner Ointoe.
Terungkap dalam dialog, sampai saat ini DPR sama sekali tidak mensosialisaikan untuk mencegah RUU Por-nografi dan Pornoaksi (APP). Bahkan tidak menggunakan hak kontrol menegur peme-rintah. Intinya ada dua hal saat ini yang sifatnya me-ngancam, yaitu pornografi dan rancangannya.
Menurut para pembicara, pembangunan moral tidak harus datang dari peraturan hukum. Karena peraturan hukum justru malah mema-tikan. Melainkan datang dari segi pendidikan, agama dan keluarga dan dilakukan dalam taraf yang wajar. Manusia adalah makhluk ciptaan Allah. Jadi sangat wajar jika melakukan berba-gai kesalahan. Intinya bagai-mana pendidikan agama itu bisa berfungsi mencegah dan menanggulangi merosotnya moral.(aan)
|
|