|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Sebelum Lolos,
Noordin Top Beli Koran
|
Mabes Polri yakin sebelum anggotanya menyerbu se-buah rumah yang dijadikan sarang teroris di Wonosobo, Jawa Tengah, gembong te-roris Noordin M Top sempat berada di sana. Orang paling dicari aparat kepolisian itu sempat membeli koran. Hal ini ditegaskan Wakadivhumas Mabes Polri, Brigjen Anton Bachrul Alam, kepada warta-wan di Mabes Polri, Selasa (02/05).
Menurut dia, penyerbuan itu dilakukan setelah Mabes Polri
mencium keberadaan Noordin di rumah yang beralamat di Ringin Anom Desa Binangun, Kecamatan Kretek, Wonosobo. “Kami menganalisa kalau ada orang beli koran di desa ber-arti orangnya berpendidikan dan membutuhkan akses in-formasi sebanyak-banyaknya, terutama dari media massa,” kata Anton.
Dari analisa itu, Mabes Polri jelas dia menyakini orang itu adalah Noordin. Kemudian Densus 88 diturunkan dan terjadi baku tembak yang mengakibatkan dua anggota teroris tewas. Sedang Noordin berhasil lolos. “Padahal polisi sudah pengepung desa itu selama tiga bulan. Tapi ada saja yang membocorkan operasi,” kata Anton. Sampai saat ini polisi terus menyisir daerah-daerah yang diduga tempat pelarian Noordin, seperti Malang dan Yogyakarta.
Sementara itu, dari penggre-bekan sarang kelompok Noor-din M Top, pihak kepolisian menyimpulkan jaringan kelompok itu masih eksis. Pasalnya, dua hari setelah penggrebekan di Wonosobo, Jawa Tengah, Densus 88 Mabes Polri menggrebek rumah di Temanggung.
Hasilnya, ditemukan tas ransel berisi bom berkekuatan high explosive, sedahyat bom Bali II. “Kalau bom itu digu-nakan, korban yang jatuh cu-kup banyak,” kata Anton. An-ton juga mengatakan, ketika polisi menggrebek rumah di Wonosobo, polisi menemukan cakram VCD yang berisi ten-tang materi teknik perakitan bom dan cara meledakkannya secara efektif.(rmc/dtc)
|
|