|
|
|
![]() |
![]() |
|
Hari pertama, Rp 1,333 M cair untuk 4.445 RTM
Penyaluran SLT Nyaris Makan Korban
|
Penyaluran Subsidi Lang-sung Tunai (SLT) bagi war-ga miskin di Manado pada hari pertama, Jumat (19/05) kemarin, berlangsung ra-mai. Bahkan penyaluran SLT yang digelar di kantor Pos Manado Jalan Samratu-langi tersebut nyaris makan korban.
Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, seorang oma akhirnya pingsan di tengah ke-rumunan penerima SLT, se-mentara sejumlah balita dan anak-anak terpaksa diselamat-kan dengan melewati pagar besi. Awalnya, penyaluran SLT ber-jalan baik karena masyarakat terlihat patuh dengan membuat antrian. Sayangnya, belum ber-langsung lama kondisi berubah lain di mana warga mulai ber-desak-desakan di depan pinti pagar.
Suasana ini berlangsung se-lama dua hingga tiga jam. Bah-kan warga ngotot memper-tahankan posisi masing-masing meskipun sudah puluhan kali petugas meminta pengertian warga. Melihat kondisi yang kian memburuk ini pihak Kantor Pos meminta bantuan kepolisian dan TNI. Namun toh warga tetap saja berdesak-desakan masuk pintu pagar yang juga nyaris am-bruk. Namun kemudian suasa-na berlangsung aman dan ber-jalan teratur.
Kepala Kantor Pos I Wayan Ru-gian kepada harian ini mengaku kaget dengan antusiasme ma-syarakat tersebut. Dirinya bah-kan mengaku hampir kehila-ngan akal oleh karena kegigihan warga yang memaksa berdesak-desakan masuk kantor pos. “Mungkin mereka takut tidak mendapat dana tersebut. Atau karena mereka sudah lama me-nunggu. Tapi kami berusaha me-nyadarkan mereka dan syukur mereka akhirnya mengikuti an-juran kami,” ujarnya.
Sementara itu, menurut lapor-an Manager Teknologi dan Sis-tem Informasi Anasto Dama, da-na yang tersalurkan di hari per-tama penyaluran SLT untuk Ru-mah Tangga Miskin susulan I dan II serta tahap III tersebut adalah sebesar Rp 1.333.500.-000. Total dana yang dicairkan ini diberikan kepada 4445 kepala keluarga yang memiliki Kartu Kompensasi BBM (KKB).
Pada bagian lain, meski pihak Kantor Pos telah menetapkan jadwal pengambilan SLT, na-mun ratusan warga yang bukan dijadwalkan menerima SLT pada Jumat (19/05) kemarin, ter-nyata juga mendatangi Kantor Pos dengan membawa KKB, se-kaligus memaksakan diri untuk masuk dalam lokasi untuk men-dapatkan SLT.
Menariknya, meskipun ger-bang Kantor Pos sudah ditutup pukul 16.30 Wita, namun karena puluhan warga tetap menunggu di depan pintu ger-bang, maka Rugian akhirnya menginstruksikan kepada petugas untuk melayani pu-luhan warga tersebut, se-hingga pengambilan SLT yang seharusnya berakhir pukul 17.00 Wita terpaksa harus diundur hingga pukul 17.30 Wita.(imo)
|
|