HOME : FOOTBALL

Berita Bolaang Mongondow 

16 September 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing)  

Meski hanya pinjam pakai 
WPR di Dumoga Bisa Terealisasi 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Thalib Harus Siap Pulkam!
Divaksin anti flu burung, Ayam Malah Mati

“Usut Saja Kasusnya, Jangan Serang Balik”

Pemilihan Ketua PAC PDIP Kotsel Sudah Demokratis

Aspirasi warga Dumoga Raya agar bisa diberi sekitar 250 hektar areal taman Nasional Dumoga Nani Wartabone guna dijadikan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) tampaknya bisa terealisai. Meskipun tak dilepas untuk selamanya, namun ada peluang pemerintah pusat meminjamkannya dalam jangka waktu tertentu.
Semuanya akan sangat tergantung pada keputusan Departemen Kehutanan RI , yang tentu saja perlu disokong sepenuhnya oleh Dinas Kehutanan Bolmong serta pengelolah taman nasional tadi. “Dengan dibantu pengelola taman nasional dan Dishutbun Bolmong, kami melihat ada peluang Dephut untuk memberi izin pembukaan WPR di Taman Nasional Dumoga Nani Wartabone. Hanya saja peluang yang terbuka itu hanya untuk peminjaman dalam jangka waktu tertentu, dalam arti tidak bisa dijadikan WPR untuk selamanya,” kata Yani Tuuk, tokoh pemuda dari Dumoga yang juga legislator Bolmong dari F-PDIP.
Karena peluang tersebut, apalagi Pemkab dan Dekab Bolmong sendiri telah menyatakan dukungannya atas perjuangan warga Dumoga, Tuuk mengaku ia dan sejumlah perwakilan warga Dumoga berencana menyampaikan langsung permohonan ke Dephut. Tentu saja setelah ada rekomendasi dari Dekab, Pemkab dan pengelola taman nasional.
“Bila tidak ada aral melintang, bulan depan warga Dumoga yang begitu mendambakan pembukaan WPR legal di wilayahnya, akan berangkat ke Jakarta untuk maksud tersebut,” imbuhnya. 
Tuuk pun berharap kepada instansi terkait, agar bisa memahami betapa pentingnya WPR ini terhadap kelangsungan hidup warga. Sebab sebagian warga Dumoga bersatu yang meliputi kecamatan Dumoga Utara, Barat dan Timur, memang menggantungkan hidup mereka pada pertambangan emas tradisional. Dia pun menjamin, situasi kamtibmas di sana akan tetap kondusif bila warga bisa tenang mencari nafkah. Tidak selalu merasa dikejar-kejar. (tus)


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin