HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

30 Agustus 2007

Buntut pemukulan wasit asal Sulut 
Menpora Restui Boikot Malaysia 


Buntut insiden pemukulan wasit karate Indonesia asal Sulut, Donald Peter Luther Kolopita oleh empat polisi Ma-laysia, membuat Menteri Ne-gara Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault ‘memberikan restu’ kepada setiap kontingen Indonesia yang berniat untuk memboi-kot kegiatan olahraga di ne-geri jiran itu.
Pernyataan keras tersebut disampaikan Adhyaksa Dault saat menjenguk Donald yang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Pertamina Pusat di Jakarta, Rabu (29/08). “Kalau seluruh masyara-kat olahraga setuju untuk memboikot, kita akan laku-kan itu,” kata Adhyaksa yang disambut tepuk tangan para wartawan usai mengejuk wa-sit yang masih terbaring le-mah akibat pukulan empat polisi itu.
Adhyaksa yang didampingi sejumlah pejabat di jajaran Kantor Menpora itu kembali mengulangi pernyataannya agar pemerintah Malaysia menyampaikan permintaan maaf atas pemukulan keem-pat polisi yang digambar-kannya sebagai perbuatan biadab itu.
“Saya berbicara sebagai pe-mimpin tertinggi dunia olah-raga Indonesia. Apa sih su-sahnya menyampaikan per-mintaan maaf. Presiden Su-silo Bambang Yudhoyono juga pernah menyampaikan per-mintaan maaf karena asap yang mengganggu negara tetangga itu,” katanya.
Namun Adhyaksa mengakui bahwa pemerintah Indonesia tidak bisa memaksakan ke-hendak agar Malaysia me-nyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada ma-syarakat Indonesia karena masalah tersebut tergantung kepada pribadi yang bersang-kutan. Adhyaksa mengatakan bahwa ia sudah menyam-paikan surat protes keras ke-pada pemerintah Malaysia dan ia meminta agar keempat polisi tersebut diadili secara terbuka dan masyarakat olah-raga Indonesia khususnya diminta untuk terus meman-tau proses pengadilan.
Menurut pihak dokter RS Pertamina, kondisi Donald saat ini relatif stabil dan organ mata dan telinga sudah ber-fungsi secara normal setelah mengalami cedera akibat ben-turan keras karena pukulan. Sementara itu, ratusan kara-teka mendemo Kedubes Ma-laysia, di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Sela-tan, Rabu (29/08). Mereka menuntut permintaan maaf Malaysia atas pemukulan terhadap Ketua Tim Wasit Indonesia Donald Luther Ko-lopita. 
Dalam aksinya mereka mamamerkan jurus-jurus yang mereka kuasai. Para demonstaran itu terdiri dari berbagai kalangan yang barasal dari 19 klub karate. 
Mereka membentangkan be-berapa poster yang isinya me-ngecam pemerintahan Malay-sia. Beberapa poster itu bertu-liskan ‘Ganyang Malaysia’ dan ‘Tarik Dubes RI untuk Malaysia’. Demonstran juga sempat membakar bendera Malaysia. 
Selain permintaan maaf, de-monstran juga mengancam akan menyisir warga Malaysia yang ada di Indonesia. “Peme-rintah Indonesia juga harus memutuskan hubungan diplo-matik dengan Malaysia,” kata Wakil Ketua Umum Inkai Shi-dki Wahab. Aksi demo ini juga diikuti oleh aktivis Pemuda Pancasila.(mdc/*)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin