|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
30 Agustus 2007
|
|
Permintaan Kopra Sulut Terus Meningkat
|
Permintaan kopra negara luar ke Sulut, dari waktu ke waktu terus meningkat. Tercatat setiap tahunnya sekitar 260 ton kopra asal Sulut diekspor ke beberapa negara di antaranya Korea, Filipina, Australia, Vietnam dan Cina.
Untuk memenuhi permintaan tersebut, Sulut telah meminta tambahan kopra dari luar daerah seperti Gorontalo dan Ternate sebesar 30 persen.
Hal ini dikatakan Kasie Eks-port Import Disperindang Su-lut, Jhony Rumagit Sip, Rabu (29/08) kemarin ketika dite-mui sejumlah wartawan, ter-kait adanya permintaan tamba-han ekspor kopra sebesar 15 ri-bu ton dari seorang pengusa-ha asal Cina belum lama ini.
Menurut Rumagit, mening-katnya permintaan dari bebe-rapa negara luar disinyalir akibat kebutuhan kopra di tingkat dunia yang terus naik sehingga mereka (negara luar) meminta tambahan bahan baku kopra di Sulut.
Lebih lanjut dikatakan Ru-magit, sejumlah pengusaha asal Cina tersebut kabarnya telah menyiapkan kapal pengangkut kopra dengan daya angkut se-besar 15 ribu ton. “Namun hal ini tentu akan ditinjau kembali meng-ingat stok kopra Sulut belum mencukupi. Kita harus meme-nuhi kebutuhan pabrikan lokal dulu sebanyak 700 ton setiap harinya,” jelas Rumagit (wel)
|
|