|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Hukum dan Kriminal |
30 Agustus 2007
|
|
Antisipasi Enam DPO Poso,
Kepolisian Terus Disiagakan
|
Polda Sulut terus melakukan sejumlah langkah antisipatif menangkal kemungkinan masuknya enam DPO (Daftar Pen-carian Orang) Poso ke Sulut. Utamanya menyiagakan seluruh personil di jajaran Polda Sulut.
Pantauan Komentar di Mapolda Sulut, Se-lasa (28/08), seluruh kasat terdiri dari Kasat Ops I Dit Reskrim Pol-da Sulut, AKBP Drs Bambang Yugisworo SH, Kasat Ops II Dit Reskrim AKBP Agung Yulianto, Kasat Ops III AKBP Drs Gatot Tri S MSi dan Kasat Ops IV Kompol Anom Wibowo SIK berkumpul dalam ruangan kerja Dir Reskrim Kombes Pol Drs Iskandar Ibrahim MM. Selain para kasat, perte-muan tersebut juga dihadiri Kaden 88 AT AKBP Soeseno Noer-handoko SIK.
Tidak diketahui secara pasti isi pembicaraan mereka sebab per-temuan berlangsung tertutup dan cukup la-ma. Namun, ketika Is-kandar dicegat warta-wan saat keluar ruang kerjanya mengaku sa-lah satu pembicaraan penting dan menjadi prioritas adalah me-nyangkut kewaspa-daan Polda Sulut ter-hadap kemungkinan masuknya para DPO Poso tersebut.
“Ada banyak hal yang dibica-rakan dalam pertemuan tadi. Yang sangat urgen mengenai DPO Poso. Yang dibahas sejauh mana kesiagaan personil Polda Sulut menangkal kemungkinan ma-suknya para DPO Poso tersebut,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, meski dari in-formasi yang diperoleh menye-butkan sasaran pelarian para DPO Poso ini bukan Sulut, na-mun bukan berarti pihaknya tidak mewaspadainya.
“Justru personil Polda sudah mulai disiagakan. Karenanya jangan sampai kita lengah dan para DPO memanfaatkan daerah ini. Sejumlah personil akan segera ditempatkan di sejumlah lokasi penting dan strategis, terlebih di daerah perbatasan,” jelasnya.
Tak hanya itu, menurutnya, langkah lain menggelar rasia se-cara sembunyi-sembunyi di be-berapa lokasi penting dan stra-tegis sambil menyebarluaskan foto enam DPO tersebut.
Ditambahkannya, langka an-tisipatif DPO Poso ini telah di-matangkan dalam Rakor Polda se-Sulawesi, 21-22 Agustus lalu.
“Dalam rakor tersebut dilaku-kan tukar menukar informasi antar Polda se-Sulawesi. Salah satunya menyangkut larinya para DPO Poso tersebut. Maka-nya dalam rakor tersebut disepa-kati langkah antisipatif. Jadi semua Polda se-Sulawesi sudah menindaklanjuti kewaspadaan tersebut,” tukasnya.(imo)
|
|