|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
30 Agustus 2007
|
|
Waspadai Penipuan
Mengatasnamakan Kadis Diknas Sulut
|
Terobosan pemerintah untuk meningkatkan mutu pen-didikan lewat sejumlah proyek ternyata dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab. Salah satunya aksi pencaplokan nama Kadis Diknas Sulut, Drs Djouhari Kansil MPd untuk penipuan nyaris terjadi di Kota Tomohon. Ter-kait hal ini Diknas Sulut mengimbau agar sekolah-sekolah mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan Kadis Diknas Sulut.
“Kami mendapat laporan dari sejumlah kepsek di Tomohon, bahwa ada oknum yang me-ngaku ‘Kadis Diknas Sulut’ me-minta agar mereka memberi-kan nomor rekening atau sege-ra membuka rekening untuk ditransferkan sejumlah dana proyek untuk mereka,” kata Wakadis Diknas Sulut, Drs Ar-nold Poli SH MAP kepada Ko-mentar, Rabu (29/08) kemarin.
Hanya saja lanjut Poli, mere-ka justru meminta agar kepala sekolah mentransfer sejumlah dana terlebih dahulu sebagai timbal balik dari urusan pro-yek ala oknum yang mengaku ‘Kadis Diknas Sulut’ ini.
Modus operandinya lanjut Poli, salah satu anggota sin-dikat menghubungi kepala sekolah dan menginformasi-kan ada proyek untuk seko-lahnya. Kemudian, agar terli-hat meyakinkan, kepala seko-lah dimintai menghubungi Kadis Diknas Sulut di nomor 081510888225 untuk menge-cek kebenaran informasi yang sindikat sampaikan.
“Dan saat dihubungi di nomor tersebut, si oknum yang ter-nyata sesama sindikat menga-ku sebagai Kadis Diknas Sulut, kemu-dian mu-lai men-coba ‘meng-hipnotis’, meng-arahkan si kepala sekolah untuk mentransferkan se-jumlah uang. Untung saja hal itu tak sampai terjadi,” tukas Poli.
Kadis Diknas Sulut, Drs Djou-hari MPd menegaskan semua yang terkait dengan program kerja, apalagi bantuan selalu ada koordinasi dengan diknas kabupaten/kota. “Yang ber-sangkutan pasti diundang langsung untuk mengikuti ra-pat, mengikuti mekanisme juk-lak dan juknis, bukannya lewat handphone apalagi langsung meminta untuk mentransfer-kan sejumlah dana. Kejadian ini sudah yang kesekian kali-nya terjadi di mana nama saya dicaplok untuk aksi tak terpuji. Untuk itu kami mengimbau, kepada jajaran pendidikan Sulut agar berhati-hati dan me-waspadai modus operandi seperti ini,” tegas Kansil.(irv)
|
|