|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Manado dan Sekitarnya |
31 Agustus 2007
|
|
Soal penolakan Imba tutup PT WEP
Ferro Sebut Komisi A yang Keliru, Parasan Nilai Pemerintah tak Bijaksana
|
Sikap Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi yang tak mau melayani rekomendasi Komisi A DPRD Kota Manado untuk menutup PT Wira Eka Perkasa (WEP), mendapat reaksi beragam. Ketua DPRD, Drs Ferro Taroreh menyatakan dukungannya terhadap walikota, sedangkan Ketua Komisi A, Benny Parasan mengatakan pemkot tak arif.
Dihubungi harian ini tadi malam (30/08), Taroreh meng-ungkapkan, setelah ia meneliti pokok persoalan, ternyata ma-salah yang terjadi di PT WEP hanyalah masalah internal antara karyawan dan majikan, dan tak menyangkut soal operasional perusahaan tersebut. “Karena itu, setelah diteliti, menurut saya reko-mendasi dari Komisi A itu tak tepat,” ujarnya.
Ditanya tentang sikap wa-likota yang mementahkan reko-mendasi tersebut, menurut Ta-roreh, Dewan mendukungnya. “Karena memang izin operasio-nal perusahaan tersebut tak ber-masalah, karenanya tak layak ditutup,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Manado, Benny Pasaran menegaskan, sangat menyayangkan kalau reko-mendasi tersebut tak ditin-daklanjuti oleh eksekutif. “Me-mang eksekutor untuk menu-tup adalah pemerintah. Tetapi dewan juga adalah instrumen jalannya pemerintahan dae-rah. Dan dalam kasus ini, kita hanya memperjuangkan hak-hak karyawan,” ujarnya.
Karena itu, lanjut Parasan, dengan keengganan melakukan penutupan PT WEP, menunjuk-kan sikap bahwa pemerintah tak bijaksana. “Saya kira ini prese-den buruk dari pemerintah. Ka-rena niat kita membela hak kar-yawan tak digubris,” tegasnya.(ftj)
|
|