CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun
BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Minahasa Tenggara
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 
REDAKSI INFO.
About Us

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Mimbar dan Keagamaan 

31 Agustus 2007

Soal kabar penemuan bangkai Adam Air
Tawalujan: Serahkan Pengharapan di Tangan Tuhan

 

 IKUTI BERITA LAIN

GPM Maluku Sharing di Sulut

Lintas Berita Mimbar

Adanya kabar penemuan bangkai pesawat Adam Air, yang membuat keluarga korban berharap jasad korban dite-mukan, menurut Pst Fred Tawalujan Pr, sebenarnya pengha-rapan tersebut kita serahkan dalam tangan kasih Tuhan.
Hal tersebut dikatakan Tawa-lujan, pada Komentar, Kamis (30/09). “Semua itu hendaknya kita serahkan pada tangan Tu-han. Manusia memang memiliki pengharapan. Namun untuk masalah ini hendaknya kita se-rahkan pada Tuhan,” katanya. 
Menurut dia, pengharapan itu bukannya berpura-pura, seolah-olah masalah itu tidak ada. Pengharapan adalah keyakinan bahwa masalah yang ada tidak akan berlangsung selamanya, karena luka batin akan dipulih-kan dan masalah akan diatasi.
Pengharapan adalah iman bahwa Tuhan memberikan ke-kuatan untuk membawa kita ke luar dari kegelapan menuju ke-pada terang. Banyak manusia yang tidak memiliki dasar yang kuat terhadap pengharapan yang mereka miliki, menurut dia tidak sedikit yang tidak tahu apa yang mendasari pengharapan me-reka. Dan karena itulah tidak jarang kita dengar berbagai usaha untuk menghancurkan masa depan, seperti perang, perceraian, pembunuhan dan lain-lain. Bila tidak mempunyai dasar kuat, pengharapan manu-sia mudah untuk ‘diobok-obok.’ Hal ini akan berlanjut dengan hilangnya pengharapan itu sen-diri yang menghapus alasan ma-nusia untuk bertahan hidup. 
Yesus Kristus, lewat Kekris-tenan, menawarkan dasar peng-harapan yang berbeda dengan yang ditawarkan oleh pihak lain. Ia, yang adalah Tuhan sendiri, memberikan diri-Nya untuk menjadi dasar pengharapan kita. Lewat Alkitab, sejarah, dan kisah hidup dari anak-anak-Nya, Ia menyatakan cinta-Nya kepada manusia dan janji-Nya, bahwa Ia tidak akan mem-biarkan kita binasa. Ia menjan-jikan kehidupan kekal bagi ma-nusia yang mau menerima Dia. Dan karena Ia adalah Tuhan, Ia mampu dan berjanji untuk memberikan masa depan yang terindah buat manusia.(lex)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin