CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

Berita Politik dan Pemerintahan

02 April 2007

Warga yang Bermukim di Lokasi Rawan Bencana Bakal Direlokasi

 

IKUTI BERITA LAIN

Pedesaan Diharapkan Jadi Barometer Pembangunan
Dewan Diminta Proaktif Pantau Penyaluran BOS
Disparbud Sulut Diminta Bertanggung Jawab Atas Hilangnya Arca Waruga
Takalamingan: Dewan Belum Pernah Tentukan Sikap Soal Pengoperasian MSM
Tak ikut studi banding
SPPD Tiga Personel F-PDIP Dipertanyakank
Rumondor: Rini Malonda Pantas Jadi Panutan
Honorer Sekretariat DPRD Dua Bulan tak Terima Upah

Berbagai upaya terus ditempuh Gubernur Sulut, Drs SH Sarundajang untuk menjauhkan warga Sulut dari bahaya bencana alam. Salah satu langkah kongkrit yang akan dilakukan adalah merelokasi ratusan warga Sulut yang bermukim di lokasi rawan bencana.

“Pemprop Sulut saat ini tengah menyiapkan rencana untuk me-relokasi warga yang bermukim di lokasi rawan bencana. Ren-cana ini masih akan dibahas bersama-sama pemerintah ka-bupaten/kota,” kata Sarun-dajang kepada sejumlah war-tawan belum lama ini.
Dikatakannya, sudah saatnya warga Sulut mengerti dan me-nyadari betapa pentingnya men-jaga dan melestarikan hutan, serta menjaga sungai dan ling-kungan di sekitar agar tetap ber-sih. Sebab jika kesadaran ter-hadap hal ini tidak dapat diwu-judkan, maka bisa dipastikan bencana akan terus menghan-tui daerah Sulut.
Sementara itu, terkait benca-na di Sulut, Sarundajang me-mastikan pihaknya akan meng-informasikannya ke pusat. Hal ini dimaksudkan agar peme-rintah pusat ikut memberikan perhatian khusus kepada para korban bencana.
“ Harus kita akui bersama bahwa bencana itu sulit ditebak kapan akan datang. Namun de-mikian, kita bisa mengantisi-pasinya dengan cara meningkat-kan kewaspadaan dan tidak ber-mukim di lokasi rawan bencana seperti bantaran sungai dan perbukitan yang rawan long-sor,” imbuh Sarundajang.(oan) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin