|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
03 April 2007
|
|
Danrem: TNI netral dan tidak terlibat politik
TNI Intervensi Muscab PD Minsel, Dan Kipan Dicopot
|
Adanya intervensi oknum TNI dalam pelaksanaan Muscab Partai Demokrat Minsel, berbuntut pencopotan terhadap Komandan Kompi Senapan (Dan Kipan) C 712 Pondang, Kapten Inf Muslijan oleh Danrem 131 Santiago, Kolonel Inf Adi Mulyono. Terhitung sejak kemarin (02/04), Muslijan digantikan Kapten Bagas Kunanda.
Menurut Danrem Adi Mul-yono, pencopotan Kapten Inf Muslijan dilakukan karena yang bersangkutan melaku-kan kesalahan prinsip, yaitu menggerakkan pasukan tan-pa izin komandan. “Apalagi ada nuansa politis dalam hal ini. Sementara TNI adalah ne-tral sehingga tidak bisa men-campuri urusan politik. Kepu-tusannya mengerahkan pa-sukan (dalam Muscab PD Minsel, red) adalah murni ke-putusan pribadi dan bukan keputusan institusi. Saya saja kaget kenapa dia (Muslijan, red) mengerahkan personel,” tukas Mulyono kepada Ko-mentar, tadi (02/04) malam.
“Pencopotan ini juga me-nunjukkan ketegasan TNI dalam menindaklanjuti pe-langgaran yang dilakukan anggota. Sekaligus menjadi pelajaran bagi anggota lain untuk lebih berhati-hati da-lam bersikap,” tandas Dan-rem. Sementara informasi tambahan yang diperoleh dari Kapenrem 131 Santiago Lettu Inf Muslih AR, pencopotan Muslijan dilakukan bersama dengan upacara kenaikan pangkat 24 perwira.
“Ini merupakan bentuk kete-gasan Danrem terhadap ba-wahannya yang tidak mema-tuhi perintah atasan. Sebab sangat jelas bahwa TNI tidak boleh teribat dalam area poli-tik, apalagi memihak salah satu parpol,” tandas Muslih.
Dijelaskannya, secara garis besar, pencopotan Dan Kipan tersebut, di dasarkan pada tiga poin penting. Pertama, Dan Kipan Muslijan tidak me-matuhi perintah atasan, kedua TNI tidak boleh terlibat politik, dan yang ketiga, yang bersangkutan mengerahkan pasukan tanpa sepengeta-huan atasan.
Seperti diketahui, dalam pe-laksanaan Muscab PD Minsel Jumat lalu, sejumlah anggota TNI dari Kipan C 712 Pondang dengan pakaian loreng, mela-kukan pengawalan khusus kepada salah satu kandidat Ketua PAC PD Minsel, Didi Manorekang. Bahkan sejumlah personel TNI tersebut terlihat langsung mengawasi jalannya pelaksanaan Muscab.
Pada bagian lain, Plt Ketua PAC Partai Demokrat (PD) Min-sel Jootje Mewengkang bersa-ma Ketua OC Susy Mono-nimbar SPi, Ketua SC Jefry Kembau, Ketua PAC Tenga Pdt Lexy Tambingon, bersama para panitia lainnya, menyatakan salut dengan tindakan tegas Danrem terhadap jajarannya yang melakukan kesalahan. ‘’Apa yang dilakukan Danrem, kami salut,’’ ungkap Meweng-kang yang juga pensiunan TNI AL dengan pangkat kolonel.
Mewengkang cs sendiri, Senin (02/04) kemarin sekitar pukul 13.00 WITA, secara khusus telah mendatangi Korem 131 Santiago guna melaporkan tindakan yang dilakukan oleh sejumlah oknum anggota TNI Kipan C 712 Pondang.
Mereka diterima langsung Danrem 131/Santiago Kol Inf Adi Mulyono, bersama Kas-rem Letkol Yosias Mamuko, dan Kasi Ops Letkol Drs Theo Kawatu. Saat itu, Danrem berjanji akan menindaklanjuti akan laporan tersebut, dan janji Danrem langsung di-buktikannya dengan menco-pot Dan Kipan C 712 Pondang, Kapten Inf Muslijan, Senin (02/04) kemarin.(vic/vcq)
|
|