|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Kota Manado dan Sekitarnya |
03 April 2007
|
|
Manado
Terima Kucuran Rp 9 Miliar Dana P2KP
|
Untuk tahun 2007, Pem-kot Manado kebagian dana sembilan miliar dari Pro-gram Penanggulangan Ke-miskinan di Perkotaan (P2KP). Dana dari pusat ter-sebut diperuntukkan untuk menanggulangi kemiskinan lewat pemberdayaan masya-rakat dan pelaku pembangu-nan lokal lainnya.
Termasuk pemerintah da-erah dan kelompok peduli setempat. Disebutkan Edwin Zougira selaku pejabat pem-buat komitmen Program Na-sional Pemberdayaan Masya-rakat (PNPM) P2KP, kucuran bantuan untuk Manado ta-hun 2007 meningkat diban-dingkan 2006. “Tahun ini total untuk Manado mencapai Rp 9 miliar. Ini jauh lebih be-sar dibanding tahun lalu yang berjumlah Rp 6,7 miliar,” kata Zougira, Senin (02/04).
Ia mengatakan peningkatan bantuan tersebut disebabkan adanya peningkatan jumlah kelurahan penerima bantuan. Di mana tahun lalu baru 26 kelurahan di empat kecama-tan yang menerima. Sedang-kan tahun ini ketambahan empat kelurahan, sehingga total mencapai 30 kelurahan.
Ditambahkannya, walau untuk untuk tahun ini pro-gram belum berjalan, namun lokasi penerima sudah dite-tapkan. Karena disesuaikan dengan surat instruksi Men-teri PU. “Untuk penetapan be-saran bantuan disesuaikan dengan data kepala keluarga miskin per kelurahan. Di ma-na yang jumlah KK miskinnya kurang dari 35 persen, ban-tuan berkisar 200 sampai 300 juta,” bebernya.
Bantuan tersebut ditujukan untuk tiga sasaran, yakni lingkungan, sosial dan ekono-mi. Untuk lingkungan dan so-sial sifatnya hibah. Yang di-peruntukkan bagi pembangu-nan jalan setapak, saluran air, sumur bor, bantuan bagi lansia dan beasiswa.
Sementara untuk sasaran ekonomi sifatnya bergulir. Sa-lah satunya dalam bentuk bantuan modal bagi orang miskin yang punya usaha. Se-dangkan untuk penyaluran-nya, imbuh Zougira, langsung ditransfer ke rekening masya-rakat. “Dengan demikian ma-syarakat yang rencanakan, melaksanakan dan mengawa-si sendiri. Pemkot hanya seba-tas memfasilitasi. Kalau P2KP adakan rapat di kelurahan, pemerintah kelurahan setem-pat harus proaktif untuk memediasi,” ujarnya.(win)
|
|