|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Pendidikan dan Budaya |
03 April 2007
|
|
Diknas
kabupaten/kota harus proaktif
Maraknya Pilkumtua Ijazah Paket B Aspal
Diincar
|
Maraknya proses Pemilihan Langsung Hukum Tua (Pilkumtua), ternyata berimbas pada status pendidikan setiap calon Hukum Tua (Kumtua). Buktinya sebagaimana informasi yang dirangkum Komentar, ditengarai ada sejumlah calon kumtua di Minahasa mengantongi Ijazah Paket B asli tapi palsu (aspal).
“Kami mendapat informasi dan data ada sejumlah calon kumtua di Kabupaten Mina-hasa, diduga kuat mengan-tongi ijazah Paket B atau ke-setaraan SMP yang terindikasi palsu. Benar tidaknya hal ini kami akan mengkros cek ke la-pangan sebab sebelumnya ber-dasarkan laporan ada oknum-oknum yang ‘bergerilya’ me-nawarkan ijazah Paket B aspal ini ke sejumlah calon yang tak memiliki ijazah SMP/Paket B,” kata Kasie Pendidikan Luar Sekolah Subdin PLSPO Diknas Sulut, Fery Sangian SSos, Senin (02/04) kemarin.
Menurut Sangian, masyara-kat jangan sungkan dan takut untuk melaporkan ke diknas setempat jika menemukan ada indikasi calon yang meng-gunakan ijazah Paket B aspal. “Sebab ini wewenang diknas untuk mengatasi hal itu. Bahkan jika terbukti ada un-sur pemalsuan dokumen negara, ancaman pidana siap menanti,” tukasnya.
Sebagaimana disampaikan Sangian, ada dua wilayah ke-camatan yang terindikasi ca-lon-calon kumtuanya sedikit bermasalah dengan status ijazahnya. “Pertama di Keca-matan Langowan dan kedua Kecamatan Tombariri,”
pung-kasnya.(irv)
|
|