|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
04 April 2007
|
|
Buntut kisruh Muscab PD Minsel
Mangindaan Pertanyakan Kemampuan Ketua PD Sulut
|
Kekisruhan yang terjadi dalam pelaksanaan Musya-warah Cabang Partai Demo-krat (PD) Minsel, mengundang kekecewaan dari sesepuh Partai Demokrat asal Minsel, Letjen (Purn) EE Mangindaan. Mantan Sekjen DPP PD ini ke-mudian mempertanyakan ke-mampuan Ketua DPD Partai Demokrat Sulut mengatasi persoalan tersebut. ‘’Ketua DPD mampu tidak? Semua itu harus mengikuti rambu-rambu yang ada dan bukan kemauan sendiri,’’ ungkap Ketua Komisi II DPR RI ini ketika diwawancarai Komentar di Jakarta, kemarin (03/04). Menurut Lape—sa-paan akrabnya—dalam me-ngatasi persoalan PD harus cerdas, bersih dan damai.
Katanya, aturan yang ada ha-rus jelas, kemudian persoalan dibahas dengan duduk bersa-ma dengan damai. “Itu politik PD yang harus dipegang,” tegas pensiunan bintang tiga yang beralih menjadi politisi ini. ‘’Jangan ada rekayasa yang menyebabkan situasi menjadi tidak tenang. Hal ini jangan sampai terjadi,’’ imbuhnya. Menyikapi adanya intervensi sejumlah oknum TNI, Lape pun memberi warning.
“Saya bekas TNI. Jangan co-ba-coba TNI digunakan sebagai alat. Kasihan TNI,” terangnya. Dia malah mengatakan, atas persoalan ini, jangan salahkan TNI, tetapi siapa orang yang menyuruhnya. Secara terpisah, Wakil Ketua Umum DPP PD, A Mubarok menegaskan, penun-daan Muscab dan kekisruhan yang timbul, merupakan kabar memalukan bagi DPP PD. “Itu memalukan dan seharusnnya tidak perlu terjadi,” tukasnya seraya meminta jangan lagi ada gontok-gontokkan di tubuh PD Minsel. Lape sendiri meminta agar pelaksanaan ulang Muscab PD Minsel segera dilakukan, dan jangan terjadi lagi kasus yang sama terulang.(zal)
|
|