HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

04 April 2007

Densus 88 ikut buru perampok Makodim 1303 Bolmong
Danrem: Ini Musibah Memalukan !   


Danrem 131 Santiago Kolo-nel Inf Adi Mulyono langsung turun ke Bolmong setelah me-ngetahui peristiwa perampo-kan uang gaji anggota Kodim 1303 Bolmong senilai Rp 460 juta, Senin malam sekitar pu-kul 19.30 WITA lalu. 
Danrem didampingi Dandim 1303 Bolmong Letkol Czi Wir-yo, langsung melihat-lihat dua lokasi TKP yang telah di ‘Mili-tary Police Line’, yakni ruang ju-ru bayar di mana Serka Tri Su-lo terkena parang, berikut di de-pan kantin lokasi penembakan terhadap anggota Kodim 1303 Bolmong, Koptu Kasim Tara-kaka. 
Usai itu, Danrem didamping Dandim melakukan pertemu-an tertutup dengan sejumlah anggota TNI, dalam Aula Sisi-ngamangaraja yang terletak di bagian belakang Makodim. Wartawan tidak diperkenan-kan meliput.
Usai pertemuan, Danrem Kolonel Inf Adi Mulyono pun menjawab pertanyaan-perta-nyaan wartawan. Dikatakan-nya, peristiwa tersebut adalah musibah. Namun ia menam-bahkan itu peristiwa yang memalukan dan belum pernah terjadi. “Ya, ini musibah. Ini memalukan, karena belum pernah terjadi selama ini,” tuturnya, saat hendak berke-liling-keliling di seputar pagar Makodim 1303 Bolmong. 
Sementara mengenai iden-titas pelaku, Danrem mengaku telah memperoleh sejumlah data. Sayangnya, ia masih enggan menyampaikan kepa-da media mengingat pihakya memiliki trik-trik tertentu untuk mengamankan pelaku-nya. “Sekarang saya mencari dulu, ya. Soal siapa itu, kita ndak bisa bicara dulu. Tapi saya yakin ini masih baru, jadi kita bisa ungkap,” ujar Dan-rem terkesan berhati hati me-nyampaikan statemen, karena khawatir salah diterjemahkan.
Begitu juga dengan ciri-ciri pelaku itu berasal dari TNI, mengingat keduanya meng-gunakan pakaian loreng saat melakukan aksi, Danrem me-ngatakan belum bisa mengam-bil kesimpulan. Namun ia mengakui, bahwa pistol yang dipakai perampok saat me-nembak korban Koptu Kasim Tarakaka, adalah pistol jenis P-1 milik TNI yang dirampas keduanya dari tangan juru bayar Serka Tri Sulo.
Usai berbincang singkat de-ngan wartawan di luar ge-dung, Danrem didampingi Dandim melihat-lihat sekeli-ling Makodim 1303 Bolmong, termasuk pagar di samping kanan gedung, yang berha-dapan dengan Lapangan Ko-tamobagu, yang diduga se-bagai tempat masuknya ke-dua perampok.
Sementara itu, dua korban yang pada Senin malam itu langsung dilarikan di RSU Datoe Binangkang Kotamo-bagu, sejak kemarin siang telah dipindahkan ke RS Kesdim yang jaraknya hanya sekitar 100 meter dari RSU Kotamobagu. Keduanya dira-wat dalam satu ruangan yang sama, yakni kelas II. 
Harian ini sempat masuk beberapa menit dalam rua-ngan itu. Terlihat, Serka Tri Sula yang sebelumnya dika-barkan sempat tak sadarkan diri, karena banyaknya darah yang keluar, saat itu sudah bisa berbicara dengan se-seorang. Sayang, ia belum bisa memberikan keterangan kepada media. Terlihat juga, lengan kirinya dibalut dengan perban berwarna coklat mu-da, sedangkan di pergela-ngan tangan kanannya masih tertancap jarum infus. 
Di sudut ruangan, Koptu Kasim Tarakaka masih terba-ring lemas dengan lutut ka-nan yang dibalut perban pu-tih. Akan halnya dengan Tri Sulo, Kasim juga tidak mem-berikan keterangan kepada wartawan. Tampak istri Ka-sim setia menunggu di sam-ping tempat tidurnya.
Diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun di TKP kemarin siang, peristiwa perampokan uang gaji ang-gota Kodim 1303 Bolmong itu sendiri terjadi pada Senin malam sektiar pukul 19.30 WITA. Saat itu, dua orang yang mengenakan pakaian loreng dengan menggunakan helm tertutup, masuk ke Ma-kodim lewat pagar samping kanan. Keduanya langsung menuju ke ruang juru bayar yang hanya bersebelahan dinding dengan ruang Dan Unit Intel. Kedua perampok tak dikenal itu pun langsung menyantroni Serka Tri Sulo yang sedang menghitung uang gaji yang rencananya akan dibayarkan Selasa kemarin. Seketika kedua perampok menyerang Tri Sulo, bahkan salah seorang di antaranya sempat membacok korban, untuk saja bacokan yang mengarah ke bagian kepala itu masih sempat ditangkis de-ngan tangan kiri Tri Sulo, yang belakangan nyaris terputus dan harus menjalani perawat-an intensif. 
Sementara perampok yang satu lagi langsung mengambil uang gaji yang ada dalam le-mari uang, sekaligus mengam-bil pistol milik Serka Tri Sulo. Sesaat setelah niatnya ter-capai, keduanya langsung mengambil langkah seribu lewat halaman belakang, melewati kantin. Tapi karena teriakan Tri Sulo, Koptu Kasim Tarakaka yang sedang makan di kantin langsung keluar. Ia masih sempat mengatakan ‘ada apa ini?’ Tapi belum sempat mendapat jawaban, Kasim di-dor di lutut kanan-nya oleh perampok.
Setelah melumpuhkan Ka-sim, kedua peampok ini lang-sung kabur dengan sepeda motor yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya. Menyusul peristiwa ini, TNI telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mem-buru pelaku.
Secara terpisah, Kaden 88 AT Polda Sulut Kompol Soeseno Noerhandoko SIK menyatakan, pihaknya telah menyiapkan satu tim beranggotakan 9 orang untuk diperbantukan di lokasi. “Direncanakan sore nanti (kemarin, red) tim akan diberangkatkan ke Bolmong. Tapi kami masih menunggu perintah kapolda. Tim ini nantinya akan mem-back up situasi di sana (Bolmong, red),” jelas Noerhandoko.(tus/vic) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin