|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Mimbar dan Keagamaan |
04 April 2007
|
|
Soal kelompok antikris
Tokoh Agama Minta Jemaat Jangan Terpengaruh
|
Menanggapi adanya kelompok antikris yang telah benar-benar eksis, dan kini keberadaan mereka dipublikasikan secara terbuka. Malah belum lama ini (31 Maret lalu), kelompok ini secara terang-terangan show of force di Madrid, Spanyol dalam sebuah aksi unjuk rasa, tokoh agama di Sulut minta jemaat jangan terpengaruh.
Seperti yang dikatakan Pdt Lamberty Mandagi MTheol, Selasa (03/04), memang dalam perkembangan jaman sekarang ini banyak nabi-nabi palsu dan bahkan ada ajaran sesat. “Karena itulah sangat diharapkan umat Kristiani untuk tetapi mem-pertebal iman dan tidak ter-pengaruh dengan ajaran se-sat tersebut,” katanya.
Sementara itu Ketua Pemuda Sinode GMIM, Pnt Billy Lombok mengatakan, biasanya generasi muda, mudah terpengaruh de-ngan berbagai ajaran sesat, apa-lagi banyak hal-hal yang menarik yang ditawarkan dalam ajaran tersebut yang pada intinya men-jatuhkan atau lari ajaran berita firman Tuhan.
“Karena itulah sangat diharap-kan generasi muda atau gereja hendaknya lebih mendekatkan diri pada Tuhan terlebih lagi untuk mempertebal iman dan percaya pada Yesus Kristus seba-gai Sang Juru Selamat,” katanya.
Keduanya mengatakan, dalam ajaran Kristen kita dilarang un-tuk menyembah ilah lain, bah-kan kita dilarang untuk melaku-kan satu hal yang berseberangan dengan ajaran Kristus.
Dikatakannya, seperti yang dikatakan Paulus, “Tidak ta-hukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasa-kan dia. Sebab bait Allah ada-lah kudus dan bait Allah itu ialah kamu” I Korintus 3 : 16-17. “Karena tubuh kita adalah bait Allah, untuk itu kita harus menjaganya janganlah iblis hi-dup dalam tubuh kita. Sebagai generasi gereja hendaknya lebih mendekatkan diri pada Kristus dan selalu berpegang pada ajaranNya,” tambah Lombok.(lex)
|
|