|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk -Minut |
05 April 2007
|
|
Triwulan Pertama,
PAD Minut Baru Capai 9 Persen
|
Selang triwulan pertama di Tahun Anggaran 2007 ini, Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berhasil dihimpun oleh Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) melalui dinas-dinas pengelola PAD yang ada, baru mencapai sekitar 9 persen.
Padahal idealnya suatu ca-paian akan dianggap memenuhi target apabila berada pada kisa-ran 18 persen untuk hitungan dua bulan. Dikatakan Kadis-penda Pemkab Minut Drs Jorry Dodie, PAD yang direalisasikan hingga bulan Februari adalah sebesar Rp 617,2 juta dari target sebesar Rp 6,2 M.
“Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa capaian target belum memenuhi standar rata-rata. Di mana prosentase realisasi hanya sebesar 9,95 persen. Oleh karena itu, kepada dinas-dinas pengelola PAD, diharapkan dapat memacu perolehannya. Sebab, melalui PAD ini sektor pembangunan dapat digerakkan. Tetapi juga perlu diketahui bahwa PAD juga adalah salah satu indikator prestasi,” kata Dodie, seraya menambahkan agar dinas-dinas yang masih 0 persen, dapat me-ngejar ketertinggalannya.
Berdasarkan data yang di-himpun oleh Dispenda, dikemu-kakan Dodie untuk lingkup Sek-retariat daerah realisasi yang dicapai sebesar 1,4 persen, atau Rp 25,4 juta dari target sebesar 1,7 M. Dispenda 9,4 persen, dari target sebesar Rp 684 juta, realisasi Rp 64,3 juta. Satpol PP capaiannya 0 persen, Dinas Pertanian 6,3 persen dari target sebesar Rp 475 juta, realisasi Rp 30 juta.
Dinas Perikanan dan Kelautan capaiannya 3 persen dari target sebesar Rp 94 juta, realisasi Rp 3 juta. Dinas Pertambangan dan Energi 7,5 persen, dari target sebesar Rp 20 juta, realisasi Rp 1,5 juta. Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup 28.8 persen, dari target sebesar RP 35 juta, realisasi Rp 10,1 juta. Dinas Perindag capai 1,8 persen, dari target sebesar Rp 85 juta rea-lisasi Rp 1,5 juta.
Selanjutnya, untuk Dinas Koperasi dan UKM mencapai 15,7 persen, dari target sebesar Rp 15 juta, realisasi sebesar Rp 2,5 juta. Dinas Tenaga Kerja 0,8 persen, dari target sebesar Rp 75 juta, realisasi Rp 650 juta. Sementara itu, Dinas Kese-hatan mencapai 26,6 persen dari target sebesar Rp 73 juta dari realisasi Rp 19,4 juta.
“Sejauh ini, yang telah mencapai target adalah Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan serta Dinas Pertambangan dan Energi. Namun demikian, masih cukup waktu lagi bagi dinas lainnya untuk memperbaiki kinerja,” ucapnya.(eda)
|
|