|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
07 April 2007
|
|
Wapres: Hapus Budaya
Kekerasan di IPDN
|
Kasus meninggalnya Cliff Muntu, turut menjadi perhatian serius Wakil Presiden, Jusuf Kal-la. Wapres pun meminta agar budaya kekerasan di Institut Pe-merintahan Dalam Negeri (IPDN) segera dihilangkan.
Menurut Kalla, kekerasan di IPDN adalah sebuah ironi.
“Sebagai calon camat atau lu-rah, mereka harus dekat dengan rakyat, caranya tentu tidak de-ngan kekerasan. Itu kita perintah-kan diubah,” tegasnya kepada
wartawan usai shalat Jumat di Masjid Sunda Kelapa yang ber-sebelahan dengan kediamannya di Menteng, Jakarta Pusat.
Wapres menyatakan kebera-daan IPDN tetap diperlukan untuk mencetak calon pamong praja yang akan ditempatkan di seluruh daerah di Indonesia. Dalam era otonomi daerah, dae-rah harus lebih mandiri. Untuk itu diperlukan orang-orang yang bisa menjalankan roda peme-rintahan. “Sebagai pendidikan tetap kita butuhkan suatu insti-tusi untuk mendidik pamong praja, tetapi bahwa cara yang keras tentu tidak kita butuh-kan,” tandasnya. Menyinggung anggaran IPDN yang dikucur-kan pemerintah yang mencapai ratusan miliar, wapres menya-takan tidak masalah. Menurut-nya semua pendidikan tidak ada yang murah. “Apalagi institusi pamong praja masih dibutuh-kan,” katanya. Wapres juga ber-harap penegakan hukum kasus penganiayaan Cliff Muntu di-usut tuntas. Pengusutan secara tuntas diharapkan membuat bu-daya kekerasan hilang.(mdc/zal)
|
|