|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Head
Lines News
|
07 April 2007
|
|
Tes dilakukan pada saat perayaaan Paskah
Diprotes, Pegadaian Manado Tunda Rekrutmen Pegawai
|
Seleksi perekrutmen pegawai di Perum Pegadaian yang dilaksanakan se-Indonesia, mengundang protes. Pasalnya, pelaksanaan tes tersebut dijadwalkan hari Minggu (08/04), di saat umat Kristiani te-ngah merayakan Hari Raya Paskah. ‘’Praktek diskriminatif dan sikap tidak toleran diper-lihatkan oleh pimpinan Perum Pegadaian dengan melakukan seleksi calon karyawan secara serentak pada Hari Minggu,’’ ungkap Wakil Ketua Umum DPP PDS, Denny Tewu kepada Komentar, kemarin (06/04).
Pernyataan senada juga berdatangan kepada koran ini dari sejumlah elemen masya-rakat di Sulut, termasuk ka-langan DPRD dan Organisasi Kepemudaan GMIM. Berang-kat dari protes tersebut, Pega-daian Kanwil Manado akhir-nya menunda waktu pelaksa-naan seleksi Minggu (08/04).
Hal ini dibenarkan Pemim-pin Wilayah Pegadaian Mana-do, Drs Eddy Suprijoso mela-lui Humasnya, Drs Djibran Usmas SH. Pegadaian Manado mengatakan, pihaknya sangat menghargai masukan dari pihak lain terkait pelaksanaan tes penerimaan pegawai Kanwil Pegadaian Manado.
“Oleh karena itu, khusus un-tuk Manado kita tunda untuk waktu yang tidak ditentukan, sementara wilayah lainnya di Indonesia, tetap melaksanakan proses seleksi tersebut,” kata Us-man, Jumat (06/04) kemarin.
Konsekuensi dari penundaan tersebut, kata Usman, angka-tan kerja di wilayah ini dirugi-kan. Sebab untuk test itu sendiri belum bisa dijadwalkan kembali karena pelaksananya adalah tim independen. Se-belumnya Wakil Ketua Umum Partai Damai Sejahtera (PDS), Denny Tewu menegaskan agar Pegadaian menghargai nilai-nilai pluralisme.
“Kami meminta kepada Pegadaian setempat yang masih menghargai nilai-nilai pluralisme untuk menunda seleksi dimaksud. Di samping itu, kami meminta pemerin-tahan SBY-JK menyikapi dengan tegas pelanggaran nilai-nilai kesatuan, keadilan, kesetaraan dan pelanggaran semangat Bhineka Tunggal Ika seperti yang dilakukan Pega-daian tersebut,” kata Tewu.
Hal yang sama diutarakan Sekretaris Pemuda GMIM, Franky Mocodompis SSos. Menurutnya, Pegadaian telah melecehkan umat Kristen Indonesia. Pasalnya BUMN tersebut berencana melaksa-nakan seleksi calon karyawan tepat di Hari Raya Paskah.
“Pemuda GMIM, masyarakat Sulut mengecam keras ren-cana Perum Pegadaian yang secara nasional, termasuk di Manado, akan melaksanakan seleksi calon karyawan ber-tepatan dengan Hari Raya Paskah,” kata Mocodompis SSos. Dikatakannya, kebija-kan seleksi di Hari Paskah menunjukkan BUMN ini tak menghargai nilai-nilai Panca-sila, dan bisa dianggap sebagai intrik untuk menutup peluang warga Kristen untuk berkiprah di instansi tersebut.
“Cara-cara seperti ini tidak Pancasilais dan melecehkan sendi-sendi keagamaan. Selek-si tersebut harus ditunda pada hari kerja, beberapa hari sete-lah Paskah, dan segera Meneg BUMN menegur direksi Perum Pegadaian,” tukas Mocodom-pis. Hanya saja menurut Us-man, Pegadaian sangat profe-sional dan proporsional dalam menyikapi setiap permasa-lahan yang ada. “Karena itu ka-mi juga berharap agar persoa-lan ini dilihat dari berbagai sisi. Jangan kemudian digiring ke ruang agama, apalagi dipoli-tisir,” kata Usman lagi.(ami/win)
|
|