|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Minahasa Induk -Minut |
07 April 2007
|
|
Kontraktor
Diminta Lebih Utamakan Kualitas
|
Ketua Komite Kebangkitan Minahasa Bersatu (KKMB) Minut, Rudy Ismail mengatakan agar dalam mengawali pekerjaan proyek, dalam waktu dekat ini, para kontraktor lokal yang telah dipercaya untuk melaksanakan pemba-ngunan diharapkan dapat mengutamakan kualitas.
Yakni dapat bekerja sesuai de-ngan bestek serta aturan dan standar yang ditetapkan. “Sebab, yang namanya, mencari untung sebanyak-banyaknya namun ti-dak diimbangi dengan hasil kerja tidak bagus, saat ini sudah bukan hal baru lagi. Karena itu, untuk menghindari agar hal ini tidak ber-ulang, sangat diharapkan agar kontraktor benar-benar bekerja demi kemajuan Minut,” tukasnya, Jumat (06/04) kemarin.
Hasil kerja yang bagus adalah kualitas yang selalu diidam-idam-kan oleh seluruh masyarakat. Oleh sebab itu, kontraktor harus memiliki tanggung jawab. “Tang-gung jawab di sini menyangkut moral. Karena itu, bagi kontraktor harusnya juga punya rasa malu jika melihat pekerjaannya tidak berjalan dengan bagus. Karena itu kepada instansi terkait, agar dapat memperhatikan masalah ini,” ujarnya.
Di sisi lain, Ismail juga menyam-paikan agar, dalam proses tender saat ini, benar-benar dapat meng-acu pada aturan yang berlaku. Ar-tinya tidak menyimpang atau ke-luar dari ketentuan. Pasalnya, berdasarkan informasi yang bere-dar, salah satu anggota dewan su-dah mengantongi proyek. “Jika sampai ada anggota dewan yang nyambi proyek, maka hal ini harus ditelusuri dan secepatnya disele-saikan. Ini sudah merupakan pe-langgaran,” ketusnya.
Selanjutnya, terhadap jalannya proses tender, KNPI Minut menya-takan siap untuk mengawasinya. “Demi kelangsungan Minut yang lebih maju di barisan terdepan. Kami siap mengawasi proses tender. Apabila ada yang menyim-pang kami siap melaporkan ke-pada yang berwenang. Hal ini ber-kaca pada pengalaman tahun 2006, di mana masih banyak pro-yek yang belum selesai. Sebaik-nya juga kepada dinas-dinas yang ada di lingkup pemkab dapat memberikan prioritas pada kon-traktor lokal,” kata Ketua DPD-KNPI Minut, Jeanne Sompie.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Pemkab Minut, Ir Lexi Mentang, dengan tegas menepis kabar ter-sebut. Menurutnya, saat ini di lingkup PU, sementara dilakukan proses tender. Dengan demikian belum ada hasilnya, siapa-siapa kontraktor yang akan dipercaya mengerjakan proyek.
“Kita kan baru melakukan un-widjzing. Jadi masih banyak ber-kas yang belum masuk. Saat ini kan sementara dalam tahapan proses. Jadi belum ada hasilnya. Dan itu akan ditentukan oleh pa-nitia, bukan kita, kita sendiri juga belum tahu. Yang pasti dalam pe-nilaian tender ini, akan dilakukan sebaik-baiknya. Dalam artian akan semaksimal mungkin meng-hindari hal-hal yang melanggar aturan,” katanya menjelaskan.(eda)
|
|