|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Bolamania dan Tribun |
09 April 2007
|
|
PSIM 0 vs 0 Persma
Badai Biru Penuhi Janji di Yogyakarta
|
JANJI untuk mencuri poin di kandang PSIM Yogyakarta dipenuhi ‘Badai Biru’. Di Stadion Mandala Krida Yogyakarta Minggu (08/04), skuad besutan Manuel Rodriguez Vega mampu meredam kengototan PSIM, itupun didukung dengan nyali para pemain.
Sebenarnya ada dua peluang emas bagi Persma Manado untuk mencetak gol, tetapi tendangan Jardel pada menit 65 babak kedua hanya membentur mistar gawang, demikian juga Nyom-nyom yang tidak memanfaatkan dengan baik peluang ketika berada didepan gawang, meskipun kiper sudah kehilangan posisi. Tendangan yang dilesakkan Nyom-nyom hasil kerjasama dengan Joel Kamsi naik jauh dari mistar.
Peluit wasit Zaenal Effendi dari Jember dibunyikan, kubu tuan rumah langsung memberikan tekanan ke daerah pertahanan Persma. Tekanan itupun mampu dipatahkan dengan pelanggaran, yang mengharuskan sang kapten Eddy Musriza menerima kartu kuning.
Nur Afik yang kali ini diturunkan sebagai starter membuat blunder didepan pertahanan Persma, beruntung penjaga gawang Persma, Joice Sorongan dapat mengamankan bola tersebut.
Di menit ke-38, tendangan bebas dan keras dari Carlos Pablo dapat ditahan Sorongan. Dua menit kamudian ganti Feliks Yetna dan Nyom-nyom membuat peluang tapi kerjasama dua pemain asing asal Kamerun ini dapat dipatahkan oleh kiper PSIM yang dijaga Ony Kurniawan. Kedudukan 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, penyerang asal Brasil dari PSIM sempat menggetarkan stadion Mandala Krida yang disaksikan sekitar 10.000 penonton, sayang sundulannya yang menerima umpan dari sepak pojok melenceng tipis diatas mistar.
Sama seperti Nur Afik, kali ini libero Persma Feliks Yetna membuat blunder dimenit ke-57 didepan pertahanan Badai Biru. Bola yang akan dihalaunya berbelok arah kegawang sendiri, beruntung bola tersebut hanya membentur mistar dan keluar.
Melihat serangan Badai Biru kurang menggigit, Manuel Vega memasukkan M. Ruddy Hermawan menggantikan Sergio de Souza. Menit ke-65 ada sedikit harapan buat Badai Biru setelah tendangan yang dilesakkan sang kreator serangan Jardel Santana melakukan tendangan lob karena melihat kiper tuan rumah sudah bergerak sedikit maju. Kontrol bola yang sangat indah dari Jardel hanya membentur mistar gawang ‘Laskar Mataram’ padahal kiper PSIM, Ony Kurniawan sudah mati langkah.
Peluang emas kedua Persma didapat oleh Nyom-nyom. Bola hasil kerjasama dengan stiker Persma lainnya Joel Kamsi hanya melayang diatas mistar padahal nyom-nyom sudah berada didepan gawang PSIM dan juga lagi-lagi kiper Ony Kurniawan sudah mati langkah akan tetapi Striker yang berambut uban ini menendang bola ke arah atas mistar gawang Ony Kurniawan.
Kedudukan 0-0 bertahan hingga peluit akhir berbunyi.(kg/*)
Susunan Pemain:
PSIM: (4-4-2)
Ony Kurniawan; Jaime Sandoval, Leonardo Racid, Carlos Pablo, M.Anshori; M. Irfan, Dony Hermawan (Taufik), Rully Handoyo, Ranu Tri Sasongko (Abda Ali); Seto Nurdiantoro (C), Michael Adolfo Souza (Wawan Socahyo).
Cadangan: Prasetyo Sugianto, Jhoni Sukirta, Agus Pujono, Gani Nugraha.
Pelatih: Jaya Hartono
Manager: Ir Ahmad Syauqi Soeratno
Persma: (1-4-3-2)
Joice Sorongan; Arifin Adrian, Nur Afik, Ade Manap, Arifin Faruk, Eddy Musriza (C), Sergio de Souza (M. Ruddy Hermawan), Jardel da Silva (Qadar Usman), Nyom-nyom Aloys, Joel Kamsi (Nova Zaenal).
Cadangan: Edy Rosadi, Yeyen Tumena, Frangky Mananohas, Trimur Vedayanto.
|
|