|
|
|
|
![]() |
![]() |
| Berita
Ekonomi dan Bisnis |
10 April 2007
|
|
Beli beras dan gabah petani
Bulog Siapkan Rp 12,6 Miliar
|
Bulog
Divre Sulut kebagian alokasi anggaran Rp 12,6 miliar
dari pemerintah pusat, untuk membeli gabah dan beras
petani. Namun angka tersebut diperkirakan akan
bertambah sebab masih ada bantuan lainnya yang akan
masuk.
Kepala Bidang Pelayanan Publik Bulog Divre Sulut,
Noldy Tumigolung kepada wartawan menyatakan, sampai saat ini yang sudah pasti sebesar Rp 12,6 miliar tersebut.
Untuk pembelian gabah dan beras tersebut, kata Tumigo-lung mekanismenya telah diatur oleh Bulog, di mana akan dilakukan secara ber-tahap. Untuk tahap pertama, pembelian gabah akan dila-kukan sebesar 250 ton, se-mentara untuk beras seba-nyak 3000 ton.
Dalam melakukan pembe-lian, menurut Tumigolung, pi-haknya akan melibatkan pi-hak ketiga, yaitu para pengu-saha yang menjadi mitra Bu-log selama ini. “Mitra kerja kita kurang lebih ada 20-an pengusaha,” kata Tumigolung lagi.
Sebagaimana diketahui bah-wa untuk program pembelian gabah dan beras petani sepanjang bulan April dan Mei, Badan Urusan Logistik (Bulog) pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 4 triliun.
Anggaran yang sudah turun tahap pertama untuk periode Januari sampai Maret seebsar Rp 1,4 trilun, untuk tahap April dan Mei tambah lagi Rp 4 triliun. Dengan anggaran sebesar ini diharapkan akan mampu menyerap beras dan gabah dari petani sebesar 900 ribu ton dalam musim panen pertama tahun ini.
Program ini sendiri dimak-sudkan untuk bisa mensta-bilkan harga beras di pasaran. Sebab tidak menutup ke-mungkinan dengan adanya panen raya tersebut, harga beras bisa jatuh di bawah harga keekonomian.
Guna merangsang petani menjual berasnya kepada Bu-log, maka Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk beras dan gabah dinaikkan. Upaya ini diharapkan akan mampu menekan keterlibatan teng-kulak mempermainkan harga di tingkat petani.(ami)
|
|