HANYA SATU UNTUK SEMUA

 

 
NEWS CATEGORIES

 

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)

Head Lines News

11 April 2007

Juru Bayar Makodim Bolmong Menghilang


Perkembangan kasus perampokan uang gaji senilai Rp 460 juta di Makodim 1303/Bolmong, Senin (2 April) lalu, makin menarik disimak. Pasalnya, kabar terbaru yang diperoleh koran ini menyebutkan, juru bayar yang dibacok yakni Serka Tri Sulo, telah menghilang dari tahanan, dini hari (10/04) kemarin. 
Tri Sulo sendiri sebenarnya masih berstatus saksi, sebab dalam kasus ini belum ada yang ditetapkan sebagai ter-sangka. ‘’Memang benar ada se-orang tahanan sub POM Bol-mong telah melarikan diri,’’ ung-kap sumber kepada Komentar di Kotamobagu. 
Hal ini diperkuat penjelasan Danrem 131 Santiago, Kol Inf Adi Mulyono ketika dikonfir-masi tadi (10/04) malam. Mul-yono membenarkan bahwa juru bayar Makodim 1303/Bolmong tersebut sudah tidak berada dalam tahanan. ‘’Saat ini kami langsung melakukan pencarian,’’ tandas Danrem. 
Mulyono juga menjelaskan, meski belum ada penetapan sebagai tersangka, namun pe-nyelidikan dalam kasus peram-pokan ini semakin dipersempit. Kemarin, pihaknya sudah me-meriksa sejumlah anggota Kodim setempat. “Sudah ada sejumlah anggota yang diperik-sa. Terutama mereka yang di-nas malam pada saat kejadian. Sebab mereka diprediksi me-ngetahui terjadinya peristiwa ini,” ujar Mulyono.
Meskipun enggan menyebut-kan secara pasti jumlah ang-gota yang menjalani pemerik-saan, namun Danrem memas-tikan jumlah tersebut masih berpeluang untuk bertambah. “Dan sejauh ini belum ada ter-sangka yang ditetapkan, sebab kita masih selidiki. Keliha-tannya memang sudah diren-canakan untuk memanfaatkan kelengahan juru bayar. Meski begitu, sampai sekarang masih sulit untuk menentukan apa-kah terjadi konspirasi dalam kasus ini,” jelasnya.
Sementara saat ditanya me-ngenai kemungkinan pemerik-saan terhadap oknum petinggi Kodim dalam kasus ini, menu-rut Danrem, belum akan dilaku-kan. Hanya saja dia mengata-kan, pihak Kodam VII Wirabua-na juga diturunkan mengusut kasus ini. “Yang akan diperiksa hanya anggota saja. Pihak Kodam hanya untuk menam-bah kekuatan pemeriksaan saja,” katanya. Sedangkan me-ngenai dugaan keterlibatan se-jumlah anggota yang disersi, me-nurut Danrem, juga dalam pe-nyelidikan. “Yang melakukan pe-langgaran akan kita tindak te-gas. Tapi sejauh ini, sesuai hasil pemeriksaan, belum ada tanda-tanda mereka (anggota yang di-sersi, red) ikut terlibat,” imbuhnya.
Ditambahkannya juga, koor-dinasi dengan kepolisian akan terus dilakukan dalam pena-nganan kasus ini. “Koodinasi dengan Polisi akan terus dila-kukan sampai kasus ini ter-bongkar” tandasnya. Di sisi lain, soal masalah gaji yang dirampok, kata Mulyono sudah tidak ada masalah lagi. “Untuk gaji ang-gota sudah ditanggulangi Ko-dam dan sudah didistribusikan,” tandasnya. 
Seperti diketahui, Senin (02/04) malam lalu, Serka Tri Sulo yang bertugas sebagai juru bayar di Makodim 1303 Bol-mong dirampok. Malah Tri Sulo sempat kena sabetan parang yang disebut-sebut dilakukan oleh pelaku. Perampok kemu-dian berhasil membawa lari uang untuk gaji anggota Mako-dim senilai Rp 460 juta, plus pistol Serka Tri Sulo. Perampok yang disebutkan memakai helmet dan pakaian loreng, sempat menembak seorang anggota TNI pada malam itu ke-tika mencoba mencegahnya. 
Tapi anehnya, kenapa Serka Tri Sulo yang menjadi korban harus ditahan? Dan kenapa pula kini si juru bayar itu harus menghilang? Ini menjadi tugas penyidik untuk mengungkap kasus perampokan yang tergo-long nekat, karena melakukan-nya di markas tentara.(vic/tus) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin