CLOSE PAGE : PRINT NEWS

 

 

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

Alamat: Kompleks Ruko Megamas, Blok IB No. 38, Manado
Telp: (0431) 879799 (Hunting),
Fax: (0431) 879795 (Redaksi), (0431) 879790 (Marketing)
 

  

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

12 April 2007

Penyaluran keuangan di Pemkot tak jelas 
Tiga Bulan Eselon II-III tak Terima Tambahan Penghasilan 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Hasil Musrembang Disangsikan, Bappeko Sebut Bisa Fleksibel

UN bebas biaya, Dekot warning sekolah 
Hasil Pra UN Memprihatinkan, Sekolah Diminta Analisa Kelemahan

Pemkot Manado koleksi 46 alumni STPDN
Praja Asal Manado di IPDN Masih 13 Orang

Mahasiswa Tuntut Pengusutan Pelanggaran Hukum di Kampus STAINn

Berbeda penetapan tanggal pemilihan pimpinan komisi, anggota bingung 
Ketua Dekot Terbitkan Dua Surat (Rancu) Untuk Komisi C

Eman: Mari Hormati Fatsun Politik

Lintas Berita Kota

Sistem pencairan keuangan di Pemkot seperti tak pernah henti dari sorotan. Setelah selisih uang beras yang belum dibayarkan, kini ada masalah baru. Ternyata sampai triwulan I 2007, para pejabat eselon dua dan tiga di pemkot Manado belum peroleh tunjangan tambahan penghasilan. 

Hal ini cukup memprihatinkan, karena mereka kerap bekerja tanpa mengenal hari libur. Khususnya demi mewujudkan impian Pemkot untuk meraih Adipura. Berdasarkan pengakuan salah satu sumber di pemkot. Para pejabat eselon dua dan tiga belum mendapatkan tunjangan tambahan. “Kami hanya memohon kepada Pak Wali. Tolong hak kami ini diselesaikan. Karena boleh dikatakan, kami bekerja sudah tak kenal libur,” ujarnya seraya mewanti-wanti namanya tak dikorankan, Rabu (11/04). 
Ditambahkannya, hak tersebut sudah seharusnya dibayarkan. Apalagi sudah diatur dalam undang-undang. “Kami juga mempertanyakan selisih uang beras yang belum ada kepastian kapan realisasinya,” tambah sumber. 
Pengakuan dan permohonan tersebut tentu sangat mengejutkan. Karena sejak visi dan misi MKPD 2010 gencar digaungkan, semua SKPD mulai dari dinas, badan dan juga kecamatan diterjunkan untuk mewujudkannya. Malah terlihat makin gencar sejak ada penilaian Adipura. Tampaknya semua daya upaya yang ada di pemkot dikerahkan habis-habisan. 
Ini bisa dilihat ketika para pimpinan SKPD dan staf harus masuk ke selokan untuk membersihkan sampah. Bahkan hampir tak mengenal hari libur. Contohnya Sabtu (07/04) di saat umat Kristen sedang bersiap menyambut Paskah, mereka tetap melakukan aksi bersih-bersih. Dan pada Senin (09/04) yang merupakan libur fakultatif, mereka juga dikerahkan membersihkan kawasan Kalimas-Pasar Bersehati di bawah sengatan terik matahari. Ironis, jika kerja keras dari semua SKPD tak diimbangi dengan pemenuhan hak mereka.(win)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin